Dedy Sebut Kubah Masjid Al-Akbar dari Bahan Lokal

avatar potretkota.com
Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya
Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya

Potretkota.com - Kubah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya terbuat dari bahan lokal, bukan import dari luar negeri seperti yang didengungkan. Hal itu disampaikan oleh Dedy Nurwahyudi pegawai PT Bangun Kubah Sarana.

"Tidak ada yang import, semua bahan lokalan sekitar sini saja," kata Dedy Nurwahyudi, Senin (10/6/2024) dikantornya wilayah Jalan Brigjend Katamso Gedongan Masjid Waru, Wadungasri, Sidoarjo.

Baca Juga: Luluk Haryadi GP Ansor Bondowoso Dituntut 7 Tahun 8 Bulan Penjara

Dedy Nurwahyudi mengaku, kubah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya bernilai miliaran rupiah. "Biayanya Rp10 miliar lebih, saya lupa berapa pastinya," akunya.

Baca Juga: ARSAS Soroti Rasa Keadilan dalam Seleksi PPDB Surabaya 2026 

Informasi yang ada, Direktur PT Bangun Kubah Sarana (BKS), almarhum Muhammad Sulihan sekarang diganti Fery Cahyanto. Untuk pekerjaan kubah Masjid Al-Akbar Surabaya, biaya permeter Rp2 juta lebih.

Untuk diketahui, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya periode tahun 2020 hingga 2022, mendapat hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bernilai puluhan miliar rupiah.

Baca Juga: Jaksa Tuntut Syaiful Rachman dan Hudiyono 16 Tahun Penjara, Terdakwa Jimmy Tanaya 18 Tahun

Diantaranya, termin pertama tahun 2020 bernilai Rp13,5 miliar, termin kedua tahun 2021 sebesar Rp20.262.533.000, dan termin ketiga tahun 2022, Rp13 Miliar. (Hyu)

Berita Terbaru