Pelayanan Kantor Imigrasi di Surabaya Terdampak Hacker

avatar potretkota.com
I Gusti Bagus Muhammad Ibrahiem
I Gusti Bagus Muhammad Ibrahiem

Potretkota.com - Server Pusat Data Nasional (disingkat PDN) yang dikelola Kementerian Komunikasi Dan Informatika dijebol hacker sejak 17 Juni 2024 kemarin. Pada saat itu, pelaku diduga mematikan fitur keamanan dalam Windows Defender. Tak lama, 20 Juni 2024, Windows Defender mengalami crash dan tidak bisa beroperasi.

Salah satu imbas yakni dari pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas Satu Tanjung Perak Surabaya. Menurut Kakanim Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya I Gusti Bagus Muhammad Ibrahiem S, A.Md.Im., S.IP.,M.Si, serangan siber pusat dirasakan sejak Sabtu, 22 Juni 2024.

Baca Juga: Imigrasi Tanjung Perak Pulangkan 10 WNA Penjahat

“Secara bertahap pemberian dokumen keimigrasian masih ada kendala, terutama penyelesaian paspor. Sehingga masyarakat yang akan menerima paspor yang selesai mengalami kemunduran waktu,” jelas Gusti sapaan akrabnya kepada wartawan, Selasa (25/6/2024).

Karena itu, Gusti menyebut permohonan percepatan paspor satu hari jadi belum dapat dilayani dan akan baru bisa beroperasi kembali setelah sistem normal kembali. “Jadi saat ini sedikitnya 2600 paspor belum tercetak akibat dampak dari lumpuhnya server PDN tersebut,” tambahnya.

Meski begitu, seluruh pemohon paspor melakukan permohonan paspor berlangsung seperti biasa dan sebagian dilaksanakan secara manul. Masyarakat yang sudah terjadwal baik menggunakan aplikasi m-paspor datang ke kantor imigrasi untuk wawancara dan pengambilan data biometrik paspor tetap dilayani seperti biasa.

“Kami berharap agar server PDN Kominfo bisa segera pulih dan kembali normal, mengingat banyak pelayanan publik yang sangat bergantung pada data server PDN tersrbut,” imbuh Gusti .

Baca Juga: Joki Tes IELTS Wang Yali Divonis 6 Bulan Penjara

Terpisah, Kepala Seksi Komunikasi Dan Informasi Keimigrasian Kelas 1 Khusus Surabaya Abdul Aziz Tri Priyambodo S.H., M.M, mengaku pelayanan keimigrasian tetap berjalan dengan baik.

Untuk pelayanan Keimigrasian pihaknya melakukan pemulihan sendiri, dikarenakan sampai saat ini dari pihak Kemeninfo belum pulih. “Untuk sementara ini pelayanan keimigrasian tetap berjalan baik. Semua pemohon yang sudah mendaftarkan permohonan m-paspor sesuai jadwal tetap kami proses. Dan untuk proses percetakan paspor sudah berjalan dari hari Senin kemaren,” jelasnya, Rabu (26/6/2024).

Sementara, Muhibbin Billah salah satu penyelenggara biro travel umroh dan haji khawatir akan dampak tersebut. Menurutnya, keberangkatan jemaah umroh semula dijadwalkan pada 22 Juli 2024, namun untuk persiapannya sudah dimulai sejak 8 Juli mendatang.

Baca Juga: Joki Tes IELTS asal China Dibayar Rp21 Juta

Saat ini ada menurut Muhibbin Billah, ada 220 peserta umroh ke tahan suci, namun terdapat 50 jemaah memiliki paspor. “Kalau tidak ada perbaikan hingga jadwal keberangkatan, dipastikan dilakukan penjadwalan ulang,” ungkap Muhibbin Billah.

Muhibbin Billah berharap, pihak Imigrasi segera memberikan informasi secara resmi terkait adanya keterlambatan penerbitan paspor. Sehingga hal tersebut akan dijadikan dasar untuk memberitahu para jamaah apabila nantinya akan dilakukan penjadwalan ulang keberangkatan umroh ke tanah suci. (KF/Hyu)

Berita Terbaru