Potretkota.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya periode 2024-2029 resmi dilantik, Sabtu (24/8/2024). Dalam pelantikan, sejumlah elemen masyarakat dari Perempuan Peduli Pesisir Surabaya (PPPS) dan mahasiswa melakukan aksi tolak reklamasi.
Noviana Suprajitno mewakili Perempuan Peduli Pesisir Surabaya mengatakan, sebagai perempuan yang mencetak generasi perlu untuk melawan dan menolak reklamasi di pesisir timur Kota Surabaya. “Kami mendesak kepada seluruh anggota dewan yang baru dilantik, agar menolak reklamasi. Karena itu merugikan lingkungan dan sendi kehidupan masyarakat di Surabaya,” katanya.
Senada, Erdogan Tayyip dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) sepakat melakukan aksi bersamaan dengan palantikan Anggota DPRD Kota Surabaya. “Kami mewakili mahasiswa ingin menyampaikan kepada wakil rakyat yang baru dilantik adanya banyak persoalan di Kota Surabaya, salah satunya reklamasi. Karena jelas pembangunan ini hanya untuk orang elite saja,” jelasnya.
Baca Juga: Desak Audit Total, AMAK Soroti Revitalisasi Pasar Keputran
“Dan kami khawatir pembangunan ini akan berdampak kerusakan lingkungan dan kultural masyarakat pesisir. Tentu banyak kerugian daripada manfaatnya. Kami berharap kepada anggota DPRD yang baru dilantik sepakat dan mendukung penolakan reklamasi di pesisir timur Kota Surabaya,” tambah Erdogan Tayyip.
Sementara, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat pelantikan kepada wartawan tidak banyak bicara soal reklamasi pesisir timur Kota Surabaya. “Kita lihat nanti reklamasinya bagaimana ya,” singkatnya.

Baca Juga: Iwan Nuzuardhi Rotasi Jabat Kasi Pidsus Kejari Surabaya
Untuk diketahui, perolehan suara di DPRD Kota Surabaya diantaranya, PDI Perjuangan 11 kursi (336.698 suara), Gerindra 8 kursi (241.231 suara), PKB 5 kursi (159.362 suara), Golkar 5 kursi (136.814 suara), PKS 5 kursi (135.733 suara), PSI 5 kursi (133.236 suara), Demokrat 3 kursi (103.382 suara), PAN 3 kursi (83.567 suara), PPP 3 kursi (52.410 suara) dan Nasdem 2 kursi (62.658 suara).
Dari sekian partai, 50 orang menduduki kursi DPRD Kota Surabaya, yakni Adi Sutarwijono, Abdul Malik, Azhar Kahfi, Achmad Nurdjayanto, Agus Mashuri, Arif Fathoni, Akmarawita Kadir, Agoeng Prasodjo, Aldy Blaviandy, Aning Rahmawati, Ajeng Wira Wati, Ais Shafiyah Asfar, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, Alif Iman Waluyo.
Baca Juga: DPRD Soroti Pemasangan Tiang dan Kabel Wifi di Kota Pasuruan
Baktiono, Budi Laksono, Bahtiyar Rifai, Bagas Iman Waluyo, Buchori Imron, Cahyo Siswo Utomo, Enny Minarsih, Eri Irawan, Faris Abidin, Ghofar Ismail, Herlina Harsono Njoto, Imam Syafi’i, Johari Mustawan, Josiah Michael, Juliana Eva Wati, Luthfiyah, Laila Mufidah.
Mochamad Machmud, Mohammad Faridz Afif, Minun Latif, Michael Leksodimulyo, Muhammad Saifuddin, Muhaimin, Rabbany Al Yunifar, Rio Pattiselanno, Saiful Bahri, Syaifuddin Zuhri, Sukadar, Siti Maryam, Tri Didik Adiono, Tubagus Lukman Amin, William Wirakusuma, Yona Bagus Widyatmoko, Yuga Pratisabda Widyawasta, Zuhrotul Mar’ah. (Hyu)
Editor : Redaksi