Dokter David: Kotak Kosong Surabaya Sorotan Nasional

avatar potretkota.com
Dokter David Andreasmito.
Dokter David Andreasmito.

Potretkota.com - Keberadaan kotak kosong pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2024 semakin meluas, mari dari kalangan aktivis, akademisi, tokoh politik, hingga pengusaha. Mereka menganggap Eri Cahyadi - Armuji sebagai calon petahana terlalu arogan yang perlu dikalahkan.

Salah satunya Dokter David Andreasmito yang juga pengusaha sukses dari Surabaya. Ia menilai Eri Cahyadi terlalu percaya diri karena sudah memborong rekom partai. "Saya hanya membela demokasi. Eri Cahyadi terlalu arogan orangnya," katanya, Jumat (4/10/2024) di cafe kawasan Ngagel Surabaya.

Baca Juga: Menolak Penghapusan Pilkada Langsung

Biasanya, disebut Dokter David, jika tidak arogan ada calon yang jadi boneka dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya. "Kalau melawan 1 orang atau melawan 5 orang kan enak, kalau ini Eri Cahyadi melawan warga Surabaya. Karena tidak semua warga masuk dalam partai," ujarnya.

Menurut Dokter David, saat ini calon petahana Eri Cahyadi - Armuji (Erji) sedang diuji. "Saya melihat, kotak kosong di Surabaya ini paling disorot oleh nasional, termasuk istana. Karena petarungan sekarang antara suka dan tidak suka," katanya.

Dokter David sepakat dengan pergerakan para tokoh, aktivis, lembaga sosial, anak muda yang sudah duluan menyerukan pilihan kepada kotak kosong. "Jadi saya sepakat dengan dengan rekan-rekan yang sudah menyuarakan kotak kosong. Nanti saya pasti ikut juga menyuarakan kotak kosong, tunggu waktunya pasti saya di depan membawa ribuan massa," jelasnya.

Baca Juga: Tanggapan KPU Kabupaten Pasuruan Soal Hibah Rp75 Miliar

Alasan juga ikut memilih kotak kosong, Dokter David mengungkapkan, banyak janji Eri Cahyadi yang tidak ditepati. “Dia selalu tidak bisa menepati janjinya, saya bilang hampir 100 persen janjinya palsu. Akhir-akhir ini saja pembangunan digenjot menjelang Pilkada, tapi lihat saja banyak yang tidak beres,” ungkapnya.

"Yang mendukung Eri Cahyadi itu hanya orang-orang yang berkepentingan. Kalau rakyat biasa tidak punya kepentingan. Saya yakin kotak kosong menang," tambah Dokter David.

Baca Juga: Bawaslu Sebut Salah Tulis Hasil Suara di Mojo Pelanggaran Etik

Melihat Pilkada Surabaya 2024, Dokter David menyebut saat ini Eri Cahyadi gelisah dan ketakutan dengan situasi kotak kosong sudah berada dimana-mana. "Kotak kosong ini kan sudah diciptaan sendiri oleh Eri Cahyadi. Ngapain takut dan gelisah, kalau engga takut ngapain buat posko dan black campaign atau menjelekkan kotak kosong," bebernya.

Untuk itu, Dokter David mendesak agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya disaat kampanye berlangsung mensosialisasikan kepada masyarakat cara coblos surat suara Pilkada Surabaya. "Saya mendesak KPU Surabaya agar masyarakat juga dikasih pengertian, cara mencoblos ketika melawan kotak kosong seperti apa," imbuhnya. (Hyu)

Berita Terbaru