Sekda: Sudah Sesuai Mekanisme

Seleksi Jabatan di Lumajang Mencari Satu Terbaik

avatar potretkota.com
Dokumentasi BKD Lumajang
Dokumentasi BKD Lumajang

Potretkota.com - Seleksi terbuka untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintah daerah di Kabupaten Lumajang yang lolos administrasi sebanyak 34 orang. Dari sekian banyak peserta, hanya menyisakan 4 orang.

Sekda Lumajang Agus Triyono mengaku,  seleksi jabatan sudah mendapat ijin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). "Sebelum lembaga tersebut bubar, ijin gubernur, ijin mendagri dan sudah mendapat pertimbangan teknis dari BKN (Badan Kepegawaian Negara)," katanya, Rabu (14/11/2024).

Baca Juga: Terindikasi Maladminitrasi Seleksi PPPK di Dinas Pemprov Jatim

Menurut Sekda, yang lolos seleksi mereka mengikuti asesmen di BKD Provinsi Jatim. "Masing-masing lowongan jabatan akan diambil 4 besar untuk menjalani penyusunan proposal dan test wawancara dengan pansel," tambah Agus Triyono.

Agus Triyono menyebut, dari 4 peserta yang lolos seleksi jabatan akan disaring menjadi 3 kandidat terbaik. "Kemudian, 3 terbaik tersebut akan diserahkan ke Bupati untuk dipilih 1," ujarnya.

Nantinya, satu orang terpilih akan menjadi kewenangan Bupati Lumajang mengisi jabatan Kepala Dinas. "Jabatan tersebut akan menjadi kewenangan Bupati," pangkasnya.

Baca Juga: Kediri Tidak Mengajukan CPNS 2018

Untuk diketahui, dilansir dari website BKD Kanu Lumajang, para peserta Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang lolos tahap Seleksi Kompetensi Bidang/Teknis, hari Rabu, 13 November 2024 mengikuti tahapan penulisan makalah yang berisi rumusan permasalahan pada lowongan jabatan yang dilamar dan analisis masalah dan rekomendasi pemecahan masalah.

Nantinya makalah ini menjadi dasar para peserta untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu presentasi dan wawancara dihadapan Panitia Seleksi (Pansel).

Tahap kedua, yaitu presentasi dan wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 18-20 November 2024. Tahapan-tahapan tersebut dirancang untuk mengukur kemampuan teknis peserta, agar nantinya didapat talenta yang sesuai dengan kebutuhan jabatannya.

"Jadi pemimpin sukses harus sering datang tidak tepat waktu, artinya datang lebih awal dari waktu yang ditetapkan. Oleh karena itu datang lebih awal bukan sekadar aturan, tapi juga tanda bahwa kita komitmen dan serius dengan apa yang kita lakukan," ujar Ari Murcono, Kepala BKD Kabupaten Lumajang. (Hyu)

Berita Terbaru