Peringatan Hari Buruh Internasional 2025

Janji 30 Ribu Beasiswa SMA-SMK Gubernur Khofifah Bagi Anak Buruh

avatar Achmad Syaiful Bahri
Sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, di Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis, (01/05/2025).
Sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Peringatan Hari Buruh Internasional 2025 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, di Jalan Pahlawan, Surabaya, Kamis, (01/05/2025).

Potretkota.com - Peringatan Hari Buruh Sedunia tahun 2025, diwarnai dengan suasana yang penuh dengan suka cita. Pasalnya, dalam peringatan hari buruh kali ini, Gubernur Jawa Timur menyetujui 17 rekomendasi buruh. Dalam peringatan hari buruh tahun itu, sebanyak 10 ribu massa gabungan organisasi buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati Jalan Pahlawan Surabaya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi sejumlah pejabat utama Jawa Timur, hadir langsung menemui puluhan ribu buruh dan ikut merayakan momen tahunan ini. Sebelum memberikan sambutan, Khofifah memberikan kesempatan terlebih dahulu kepada perwakilan buruh untuk menyampaikan aspirasinya.

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Fauzi Ketua Dewan Pengurus Daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau SPSI Jawa Timur mengatakan, pihaknya meminta agar pemerintah segera mengeluarkan Undang-undang Cipta Kerja dikeluarkan dari Omnibus Law. Menurutnya, pemerintah harus segera melaksanakan Keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 164 tentang Ketenagakerjaan.

Selain itu, Fauzi juga mengungkapkan, terdapat sejumlah persoalan yang harus disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur kepada Pemerintah Pusat. Sedangkan untuk persoalan-persoalan yang ada di daerah, cukup diselesaikan oleh Pemerintah Daerah itu sendiri.

“Undang-undang Cipta Kerja harus dikeluarkan dari Omnibus Law, klaster ketenagakerjaan khususnya. Maka Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah harus segera melaksanakan Keputusan MK 164. Kedua memang ada persoalan-persoalan, tetapi mungkinakan kita sampaikan kepada Gubernur dan Gubernur harus menyampaikan kepada Pemerintah Pusat,” kata Fauzi, Kamis, (01/05/2025).

Sementara itu, Perwakilan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau Perda KSPI Jawa Timur, Jazuli menuturkan, salah satu dari 17 poin rekomendasi yang diterima dan disetujui oleh Gubernur Khofifah adalah persoalan pendidikan anak buruh. Menurut Jazuli, Khofifah adalah satu-satunya Gubernur Indonesia yang memiliki perhatian khusus terhadap pendidikan anak buruh.

“Ini yang ditunggu-tunggu bapak ibu yang punya anak sekolah SMA, sejak 2019 Ibu Gubernur, satu-satunya Gubernur di Indonesia yang memiliki perhatian khusus terhadap anaknya buruh, yaitu dengan memberikan kuota 5% untuk anak buruh. Insya Allah beliau akan mengkaji dan memberikan tambahan kuota 3-5% lagi,” tutur Jazuli di atas panggung yang disediakan Pemprov Jatim.

Senada dengan Jazuli, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, pihaknya telah menyiapkan 30 ribu beasiswa khusus anak buruh di tingkat pendidikan SMA SMK swasta. Kebijakan tersebut juga merupakan hadiah bagi anak buruh di Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.

“Begitu pula soal berapa persen sesungguhnya putra putri buruh bisa mengakses SMA dan SMK Negeri, sekarang saya ingin menyampaikan bahwa di setiap SMA-SMK swasta kita akan menyiapkan 10 orang siswa untuk bisa mendapatkan beasiswa di SMA-SMK swasta. Jumlah semua ada 30 ribu siswa yang bisa diterima SMA-SMK swasta. Kebijakan ini sekaligus kita memberikan kado di Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei besok,” tegas Khofifah.

Aksi massa buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur berakhir dengan suka cita. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan pejabat utama di Jawa Timur telah menyediakan tumpeng dan kue untuk peringatan Hari Buruh Sedunia tahun 2025. Acara tersebut kemudian ditutup dengan doa dan bagi-bagi bunga oleh Pejabat Utama Jawa Timur. (ASB)

Berita Terbaru