Potretkota.com - Karaoke berkedok warung akhirnya dibubarkan. Pembubaran juga berimbas pada pedagang kaki lima lain di sekitar lapangan Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.
Pembuburan dilakukan pasca pertemuan dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Gadingrejo bersama para PKL warung lapangan Sebani dan juga dihadiri oleh Bagian Aset dan Satpol PP Kota Pasuruan, Kamis (8/5/2025).
Baca Juga: 55 Pejabat Dimutasi Wali Kota Pasuruan
Lurah Sebani Aan Sugianto menyampaikan, untuk sementara usaha dihentikan. "Jadi nanti para pedagang menunggu pemberitahuan dari kami," katanya.
Baca Juga: Reklame Rokok yang Roboh di Depan RSUD Bangil Diduga Ilegal
Senada, Sekretaris Kecamatan Gadingrejo Wahyudi mengungkapkan, bahwa akan menutup warung yang tidak berizin. "Kita menutup sementara warung yang ada di lapangan Sebani sambil menunggu proses perizinan yang sah. Dan ketika izin sudah keluar baru kita evaluasi warung-warung tersebut," tambahnya,
Sementara, Kapolsek Gadingrejo Kompol Suwarno menyampaikan, untuk sementara usaha dihentikan. "Warung itu harus diurus izinya dari Wali Kota dan tanahnya milik pengairan bukan tanah milik Pengeran. Jadi untuk sementara berhenti dulu, nanti ditata kembali dan tidak boleh dibangun permanen serta ada kontribusi kepada Pemerintah Daerah melalui Kelurahan," jelasnya.
Menanggapi hal ini, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Sebani, Ayi Suhaya menyatakan, Pemerintah Kota Pasuruan harus tegas menindak warung yang menjual minuman beralkohol. "Saya minta kepada Pemerintah khususnya Wali Kota dan jajarannya hingga tingkat kelurahan dan Satpol PP sebagai penegak perda, harus tegas karena disana minuman keras sudah ada korban 4 orang anak-anak," tandasnya.
Baca Juga: Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Reklame Rokok Roboh di Depan RSUD Bangil Pasuruan
"Harapan saya kepada Wali Kota, Disperindag dan bagian aset kampung jangan dipakai untuk perbuatan tidak senonoh dan ketiga karaoke itu harus minta maaf di forum ini kepada masyarakat Sebani Kota Pasuruan. Kalau tidak hari ini dibubarkan, semua tidak usah dikasih solusi," imbuhnya. (dyt)
Editor : Redaksi