17 Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Teridentifikasi

avatar potretkota.com
Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi
Jenazah Santri Ponpes Al Khoziny Teridentifikasi

Potretkota.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim berhasil mengidentifikasi 17 jenazah dan satu bagian tubuh korban runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo.

Kabar ini disampaikan Polda Jatim kepada keluarga korban yang telah menunggu di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara sejak sembilan hari lalu. Mereka adalah yang berhasil diidentifikasi:

Baca Juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai

  1. Mohammad Anas Fahmi (15 tahun, Bangkalan)
  2. Muhammad Reza Syfai Akbar (14 tahun, Surabaya)
  3. Afifuddin Zarkasi (13 tahun, Surabaya)
  4. Moh. Rizki Maulana Saputra (16 tahun, Sidoarjo)
  5. Moh. Ubaidillah (17 tahun, Bangkalan)
  6. Virgiawan Narendra Sugiarto (16 tahun, Lamongan)
  7. Moch Ali Sirojuddin (13 tahun, Surabaya)
  8. Muhammad Azam Habibi (14 tahun, Surabaya)
  9. M Maulidy Hasany Kamil (16 tahun, Bangkalan)
  10. Ach Fathoni Abil Falaf (17 tahun, Bangkalan)
  11. M Azam Alby Alfa Himam (17 tahun, Bangkalan)
  12. Khoirul Mutaqin (18 tahun, Kediri)
  13. Farhan (17 tahun, Surabaya)
  14. Syafiuddin (15 tahun, Sampang)
  15. Achmad Ghiffary Haekal Nur (17 tahun, Gresik)
  16. Muhammad Ubay Dillah (15 tahun, Kubu Raya, Kalimantan Barat)
  17. Achmad Alby Fahri (13 tahun, Surabaya)

Tangis haru dan pilu menyelimuti Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim, saat satu per satu nama korban diumumkan. Keberhasilan identifikasi ini membawa sedikit kelegaan di tengah duka mendalam bagi keluarga yang menantikan kepastian.

Proses identifikasi dilakukan melalui berbagai metode, termasuk pencocokan DNA, pemeriksaan medis, serta identifikasi properti atau barang-barang milik korban.

Baca Juga: Arsitek dan Ahli Konstruksi Bersatu Wakafkan Profesi untuk Pesantren

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Khusnan Marzuki, menjelaskan bahwa hingga Selasa (7/10/2025) malam, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi 34 korban meninggal dari total 67 kantong jenazah yang diterima dari lokasi robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo.

"Proses identifikasi masih terus berlangsung di Posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim. Tim DVI terus melakukan pendalaman melalui data ante mortem dan post mortem untuk mempercepat proses identifikasi korban lainnya, sambil menunggu hasil data primer DNA yang dikirim ke Puslabfor Mabes Polri," katanya. (KF)

Berita Terbaru