Potretkota.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM UNAIR) menggelar Pengmas (Pengabdian Masyarakat) bersama dengan SMP MA Putra Hidayatullah Depok, Jawa Barat. Dalam kegiatan yang bertajuk Bersama Wujudkan Sekolah Sehat Melalui Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan ini, FKM Unair memberikan edukasi seputar dunia kesehatan.
Kegiatan yang melibatkan siswa, guru, dan tim pelaksana ini diikuti oleh tim dari FKM Unair yang di antaranya Aditya Sukma Pawitra, S.KM., M.KL, Prof. Dr. Lilis Sulistyorini, Ir., M.Kes., dan Novi Dian Arfiani, S.KM., M.KL. Tampak para pelajar dan siswa SMP MA Putra Hidayatullah antusias menghadiri Pengmas FKM Unair, dan mengikuti rangkaian acara yang dikemas interaktif dan edukatif.
Baca Juga: Curanmor Beratribut Ojol Beraksi di Kontrakan Mahasiswa Unair
“Mewujudkan sekolah sehat bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga kebiasaan dan budaya hidup bersih yang ditanamkan sejak dini. Hal inilah yang tampak dalam kegiatan Pengmas FKM Unair di SMP MA Putra Hidayatullah,” ujar tim pelaksana Pengmas Prof. Dr. Lilis Sulistyorini, Ir.,M.Kes, kepada Potretkota.com melalui press releasenya, Kamis, (16/10/2025).
Kolaborasi antara FKM Unair dengan SMP MA Putra Hidayatullah Depok, lanjut Lilis, merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian masyarakat. Kehadiran akademisi ini memberikan nilai tambah, karena materi yang disampaikan berbasis ilmu pengetahuan, penelitian, sekaligus pengalaman praktis dalam bidang kesehatan lingkungan.
Edukasi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga praktik langsung agar lebih mudah dipahami. Para siswa diperkenalkan pada pentingnya menjaga personal hygiene atau kebersihan diri, mulai dari cara mencuci tangan dengan enam langkah sesuai standar WHO, merawat kebersihan kuku dan rambut, hingga memastikan pakaian yang dipakai selalu bersih.
Baca Juga: Sidang Korupsi PKPAB FEB UB, Dosen Unair: Ada Konsekuensi Hukum Jika Sudah Tanda Tangan
Para pelajar dan siswa juga diajak memahami betapa pentingnya menjaga sanitasi lingkungan sekolah. Pengetahuan tentang pengelolaan sampah organik dan anorganik, kebersihan toilet, serta menjaga kelas agar tetap nyaman menjadi bagian penting dari materi yang diberikan. Dengan cara ini, siswa tidak hanya paham soal hidup sehat, tetapi juga bisa mempraktikkannya.
Banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para pelajar dan siswa selama sesi edukasi berlangsung, menjadi indikator antusiasme. Para pelajar dan siswa berpartisipasi dalam kegiatan Pengmas FKM Unair. Pelajar dan siswa menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi dan kesadaran baru tentang pentingnya hidup sehat. Diharapkan kegiatan ini dapat terasa dalam jangka panjang.
"Siswa yang sudah terbiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan akan membawa kebiasaan positif tersebut ke rumah dan masyarakat. Dengan demikian, dampak kegiatan tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekitar. Selain itu, sekolah juga berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda rutin," terang Lilis.
Baca Juga: AHY Bicara Soal Transformasi Pembangunan Dunia Tahun 2030
Lilis Sulistyorini, menegaskan, bahwa anak-anak adalah agen perubahan yang dapat membawa pengaruh besar di masyarakat. Jika sejak kecil anak-anak sudah terbiasa menjaga kebersihan, di masa depan, maka mereka akan tumbuh sebagai generasi yang sadar kesehatan. Menurutnya, anak-anak adalah investasi besar untuk bangsa yang siap menghadapi tantangan.
Kegiatan yang berlangsung di SMP MA Putra Hidayatullah Depok ini akhirnya ditutup dengan semangat kebersamaan. Para siswa terlihat senang karena mendapatkan pengalaman baru, sementara guru merasa bangga karena sekolah mampu menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang peduli pada kesehatan, baik di lingkungan sekolah maupun sekitarnya. (FKM Unair)
Editor : Redaksi