Potretkota.com - Ribuan warga memadati Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) di Surabaya untuk berburu tiket program mudik gratis untuk lebaran tahun 2026 yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).
Tingginya antusiasme membuat banyak warga harus pulang dengan tangan kosong karena kuota pendaftaran cepat habis.
Baca Juga: Demi Tiket Mudik Gratis Lebaran 2026, Warga Rela Menginap di Trotoar Kantor Dishub Jatim
Sejak pagi hari, bahkan sebagian warga sudah datang sejak dini hari untuk mendapatkan nomor antrean pendaftaran mudik gratis secara offline. Namun banyak di antara mereka yang tidak kebagian tiket meskipun telah datang sekitar pukul lima pagi.
Program mudik gratis ini menyediakan moda transportasi bus menuju berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Warga yang datang tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari sejumlah daerah lain yang ingin memanfaatkan fasilitas mudik gratis untuk pulang kampung saat Lebaran Idul Fitri.
Salah satu pendaftar, Sumini mengaku sengaja datang lebih awal agar bisa mendapatkan tiket mudik gratis. Ia berharap program ini dapat membantu menghemat biaya perjalanan pulang kampung.
“Ya datang pagi-pagi supaya dapat tiket. Lumayan kalau dapat mudik gratis, bisa menghemat biaya untuk Lebaran,” ujar Sumini, Senin (9/3/2026), saat ditemui di lokasi pendaftaran.
Tingginya minat masyarakat membuat kuota tiket cepat habis. Beberapa warga yang sudah datang sejak subuh bahkan tidak mendapatkan nomor pendaftaran karena kuota sudah terpenuhi.
Murtini, warga lainnya yang ikut mengantre, mengaku kecewa karena gagal mendapatkan tiket meskipun telah berangkat dari rumah sejak pagi.
“Saya sudah berangkat dari rumah sekitar pukul lima pagi, tapi ternyata nomor antreannya sudah habis. Jadi tidak dapat tiket,” kata Murtini.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono menjelaskan bahwa pada program mudik gratis tahun ini pihaknya membuka 17 trayek menuju 20 kabupaten dan kota di Jawa Timur menggunakan armada bus antar kota dalam provinsi.
Menurut Nyono, total kuota yang disediakan mencapai 4.000 kursi. Pendaftaran dibuka melalui dua jalur, yakni secara online dan offline. “Untuk kuota mudik gratis bus tahun ini kami siapkan 4.000 kursi. Pendaftaran dibagi dua, yaitu 40 persen secara online dan 60 persen secara offline,” jelas Nyono.
Beberapa tujuan favorit dalam program mudik gratis ini di antaranya Ponorogo, Pacitan, serta Banyuwangi melalui jalur Jember.
Rencananya, pemberangkatan peserta mudik gratis dari Surabaya akan dilakukan pada 19 Maret 2026 dan dijadwalkan dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (KF)
Editor : Redaksi