250 Paket Tiap Hari Dibagikan Pengguna Jalan

Gerimis dan Banjir Tak Surutkan Langkah MAKI Jatim Berbagi Takjil 

avatar potretkota.com
MAKI Jatim Berbagi Takjil 
MAKI Jatim Berbagi Takjil 

Potretkota.com - Gerimis yang turun menjelang waktu berbuka puasa tak menyurutkan langkah para relawan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (MAKI Jatim) pada Senin (17/3/2026).

Di depan RS Sheila Medika, Jalan Letjen Wahono, Sedati, Sidoarjo, meski banjir mereka tetap berdiri di tepi jalan. Sesekali para relawan menepi dari genangan air yang mulai mengumpul di sisi jalan, sambil menunggu lampu lalu lintas merah untuk membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas.

Baca Juga: Polres Pasuruan, Anggota DPRD dan Pegiat Lingkungan Tebar 6.000 Benih Ikan dan Bagikan Bibit Pohon

Satu per satu paket takjil berpindah tangan. Senyum para pengendara yang menerima bingkisan sederhana itu menjadi pemandangan menghangatkan suasana sore yang basah oleh hujan.

Koordinator MAKI Jatim, Heru Satriyo mengatakan kegiatan berbagi takjil ini sudah menjadi tradisi yang rutin dilakukan setiap bulan suci Ramadan. “Kami berbagi takjil hampir setiap hari. Kegiatannya dimulai dari Magetan, Ponorogo, Jember, hingga Malang. Tapi yang paling sering di Sidoarjo dan Surabaya,” ujar Heru.

Di tangannya, sekitar 250 paket takjil siap dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan Sedati. Menariknya, seluruh paket takjil tersebut disiapkan sendiri oleh anggota MAKI Jatim. Para relawan bergotong royong menyiapkan makanan sejak siang hari.

Menu yang dibagikan pun cukup lengkap untuk berbuka puasa. Dalam satu paket terdapat nasi kuning yang disajikan bersama mie dan irisan telur dadar. Tak hanya itu, paket tersebut juga dilengkapi kurma, gorengan seperti lumpia dan tahu bakso, serta minuman botol berisi sirup rasa blewah dan melon. “Semua paket ini kami buat sendiri,” kata Heru.

Baca Juga: Hakim Tipikor Heran Biro Kesra Pemprov Jatim Beri Hibah Seragam GP Ansor Bondowoso Rp1,2 Miliar

Pria berambut gondrong yang dikenal memiliki jiwa seni ini menuturkan, bahwa kegiatan Ramadan yang dilakukan kelompoknya tidak hanya berbagi takjil. Selama bulan suci, MAKI Jatim juga rutin memberikan santunan kepada anak yatim.

Menurutnya, bantuan tersebut disalurkan langsung kepada anak-anak yang membutuhkan. Para relawan bahkan mendata mereka dari kampung ke kampung agar bantuan bisa tepat sasaran.

“Kami langsung menyasar anak-anaknya. Datanya kami kumpulkan dari kampung ke kampung,” jelas Heru

Baca Juga: Mia KNPI: Dana Pemuda Rp5 Juta di Surabaya Berisiko Jadi Patronase

Kegiatan santunan anak yatim itu sudah berjalan jauh lebih lama dibanding aksi berbagi takjil. Heru menyebut kegiatan tersebut telah dilakukan selama 15 tahun.

Jumlah penerima santunan pun terus bertambah setiap tahun. Jika tahun lalu tercatat sekitar 450 anak yatim yang menerima bantuan, tahun ini jumlahnya diperkirakan menembus 550 anak.

Di tengah gerimis yang turun perlahan, para relawan MAKI Jatim tetap berdiri di tepi jalan. Paket demi paket takjil dibagikan hingga menjelang azan magrib. Bagi mereka, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan menghadirkan kepedulian bagi sesama. (Hyu)

Berita Terbaru