Potretkota.com - Perubahan Technical Handbook (THB) pada ajang Balap Sepeda Track Piala Gubernur Jawa Timur menuai protes dari peserta dan wali atlet. Mereka menilai perubahan aturan yang dilakukan menjelang pelaksanaan lomba telah merugikan peserta, Sabtu (11/7/2026).
Pada hari pertama perlombaan, lebih dari 100 atlet mengikuti sejumlah nomor pertandingan, yakni Individual Pursuit (IP) 2.000 meter putra youth, Individual Pursuit 1.000 meter putra junior, Team Trial putra youth dan junior, Individual Pursuit 1.000 meter putri youth dan junior, serta Team Trial 500 meter putri youth dan junior.
Baca Juga: Atlet Muda Balap Sepeda Berbagai Daerah Unjuk Prestasi di Macan Gunung Bromo Series 2
Salah satu wali atlet berinisial MY mengatakan, berdasarkan THB yang diterima sebelumnya, seluruh peserta pada hari pertama diwajibkan menggunakan sepeda road bike. Namun, saat perlombaan berlangsung, sejumlah peserta terlihat menggunakan sepeda Individual Time Trial (ITT) dan pelek wheel disc, yang menurutnya tidak diperbolehkan dalam THB awal.
"Di THB hari pertama semua peserta memakai sepeda road bike, tetapi saat lomba ada peserta yang menggunakan sepeda ITT dan wheel disc yang sebelumnya dilarang dalam THB," ujar MY.
Menurut MY, perubahan THB baru diketahui sekitar dua hari sebelum perlombaan digelar. Perubahan tersebut, kata dia, juga berlaku bagi tim yang diperkuat atlet Puslatda Jawa Timur.
Menanggapi protes tersebut, salah satu panitia berinisial SW membenarkan adanya perubahan THB. Ia menjelaskan bahwa perubahan dilakukan setelah menerima masukan dari sejumlah wali atlet serta menyesuaikan perkembangan teknologi perlombaan.
Baca Juga: Pasca Viral, Wali Kota Pasuruan Janji Tambah Reward Atlet
"THB diubah karena mengikuti perkembangan teknologi dan juga berdasarkan masukan dari beberapa wali atlet," kata SW saat dikonfirmasi.
Sejumlah peserta menilai perubahan aturan tersebut memberikan keuntungan bagi tim yang telah memiliki sepeda ITT dan pelek wheel disc. Mereka menganggap kondisi itu merugikan peserta lain yang telah mempersiapkan perlengkapan sesuai dengan ketentuan THB sebelumnya.
Salah seorang pelatih berinisial HY juga mempertanyakan konsistensi penerapan aturan dalam perlombaan tersebut.
Baca Juga: Anggota DPRD Soroti Reward Atlet dari Wali Kota Pasuruan
"Ini balapan track, tetapi awalnya aturan mengharuskan menggunakan sepeda road bike," ujarnya.
Kejuaraan Piala Gubernur Jawa Timur diikuti pembalap dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur serta Jawa Tengah. Ajang tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. (dyt)
Editor : Redaksi