Potretkota.com - Dianggap kurang cakap dan tidak mampu mengangkat prestasi atlet bulu tangkis dikancah nasional maupun internasional, puluhan pemilik klub di Surabaya minta Ketua Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur, Oei Wijarnarko Adi Mulya mundur dari jabatannya.
Keinginan mengganti Oei Wijarnarko Adi Mulya, salah satunya dari pemilik perkumpulan bulu tangkis Tunas Harapan Jaya Surabaya Andi Junaidi.
Baca Juga: Hakim Minta Pengurus KONI Kota Kediri Kembalikan Uang Korupsi
"Wijarnarko dianggab gagal membina atlet bulu tangkis di Jawa timur, hal ini dibuktikan beberapa atlet terbaiknya pindah ke Provinsi lain. Diantaranya Wisnu Yuli dan Kevin Sanjaya, yang saat ini membela Jawa Tengah. Selain itu kepengurusannya kurang terbuka," kata Andi Junaidi pada wartawan, Rabu (3/1/2018).
Baca Juga: Lintas Generasi Ramaikan Acara Friday Night Run Pasuruan Kota
Menurut Andi Junaidi, selama kepemimpinan Wijarnarko, atlet bulutangkis Jatim tidak ada prestasinya. Bahkan, dianggap gagal memunculkan atlet muda berbakat. "Tidak ada satupun prestasi dikancah Nasional maupun tingkat Dunia," pungkasnya.
Baca Juga: Sumpah Pemuda BMX Race di Pasuruan, Lokal Jadi Regional
Atas permintaan tersebut, Ketua Persatuan PBSI Jawa Timur, Oei Wijarnarko Adi Mulya belum dapat diklarifikasi. (AH)
Editor : Redaksi