DLH Jatim Akui Masih Ada Kendala

Diah: Pembebasan Lahan Gentong Urusan Kades

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur (Jatim) tahun 2017 menganggarkan Rp 14,5 miliar untuk pembangunan pusat pengelolaan sampah dan limbah Industri Bahan Bakar Berbahaya (B3) di wilayah Perum Perhutani KPH Kabupaten Mojokerto. Karena kegiatan berada di kawasan hutan, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menyiapkan lahan pengganti di daerah Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Jatim No188/504/KPTS/013/2017 tanggal 12 September 2017, tim pengadaan memberi kewenangan penuh Kepala Desa dan Kuasa Dinas Lingkungan Hidup. Tugasnya yakni melakukan verifikasi dokumen lahan pengganti, melaksanakan pemberitahuan kepada masyarakat, pendataan awal lokasi lahan yang akan dibebaskan, dan melaporkan hasil pengadaan.

Baca Juga: Rasiyo DPRD Jatim Dilaporkan, Demokrat Diam atau Melawan?

Kepala DLH Jatim Diah Susilowati mengaku, sudah menunjuk Misjono karena sebagai Kepala Desa (Kades) setempat. “Pembebasan lahan di desa Gentong seharusnya urusan Kades,” katanya kepada Potretkota.com, Selasa (12/2/2019).

Meski ada surat penunjukan dan mengetaui Bupati Bondowoso, namun pihak DLH Jatim tidak membiarkan Kades Gentong bekerja sendirian. “Kami (DLH Jatim) tidak lepas tangan, tetap melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pembebasan lahan di Desa Gentong,” paparnya.

Baca Juga: BPK Memerintahkan Bapenda Jatim Evaluasi Aplikasi TETAP

Diah tidak membantah, jika proses pembebasan lahan di Desa Gentong menuai masalah. “Ya pasti ada kendala, itu biasa saja. Kami bisa kami menyelesaikan,” ujarnya.

Kendala dimaksud Diah, biasa soal pengukuran dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) ataupun pihak keluarga yang lahannya enggan dijual. “Pengukuran kadang tidak sesuai. Ada juga keluarga atau ahli waris yang tidak ingin lahannya dijual,” akunya.

Baca Juga: Akhir Tahun 2024 Kontraktor Belum Selesaikan Pembangunan Grha Madya Adhyaksa Kejati Jatim

Untuk itu, Diah dan beberapa tim dari DLH Jatim berencana akan kembali ke Desa Gentong Bondowo, guna mengevaluasi dan menyelesaikan masalah dengan masyarakat. “Rencana kami minggu depan ke Bondowoso,” pungkasnya. (Hyu)

Berita Terbaru