Daftar Pilgub Jatim, Gerindra Disebut Minta La Nyalla Rp 170 Miliar

avatar potretkota.com
Surat tugas No 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 tertanggal 10 Desember 2017.
Surat tugas No 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 tertanggal 10 Desember 2017.

Potretkota.com - Beredar rekaman suara mirip Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyatno, meminta uang mahar Pilgub Jatim ke La Nyalla Mahmud Mattalitti. Tidak tanggung-tanggung, permintaan agar syarat lolos maju di Pilgub Jatim 2018 mencapai miliaran rupiah.

“Kalau di Jawa Timur gampang bos, sekarang tunjukkan saja uang cash Rp 170 miliar atau minimal Rp 150 miliar ke Jakarta, saya akan antar ke Pak Prabowo. Kalau tidak ada ya susah bos,” jelas dalam rekaman suara mirip Supriyanto, Selasa (9/1/2017).

Baca Juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai

Dikonfirmasi wartawan, La Nyalla tidak membantah permintaan uang tersebut. Dengan tegas ia menolak menyetorkan uang mahar kepada partai Gerindra. “Kalau ada uang Rp170 milyar, dari pada kita beli rekomendasi partai, mending kita bangun masjid yang bagus saja,” ungkapnya.

Sementara, Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyatno dalam siaran persnya tidak membantah namun juga tidak membenarkan. “Kalau rekaman itu tidak dipotong, menjadi pembicaraan yang utuh, maka akan keliatan bahwa Ketua DPD Gerindra sedang meyakinkan ke timnya LNM (La Nyalla Mahmud Mattalitti) bahwa dirinya bukan pihak yang menghalangi-halangi keinginan LNM,” bebernya.

Menurut Supriyanto, isi rekaman yang dipotong sebagai berikut, “Ga usah bawa Rp 300 miliar. Jatim gampang boss, cukup bawa Rp 170 miliar atau Rp 150 miliar. Sini bawa ke Jakarta, saya antar langsung ke Pak Prabowo..beres”.

Baca Juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri

Masih Supriyanto, awalnya pihak LNM ke Gerindra melalui timnya menghubungi Ketua Gerindra Jatim. Dia LNM merayu Gerindra agar memberikan rekom ke LNM dengan menyiapkan 3 hal, yaitu sanggup menghadapkan Pakde Karwo dan membawa rekom Partai Demokrat ke Pak Prabowo, membawa tanda tangan dukungan kyai-kyai sepuh di Jawa Timur dan menyiapkan uang Rp 300 miliar untuk pemenangan.

Selain itu, dalam komunikasi tersebut, pihak tim LNM juga mengirim video sejumlah uang untuk meyakinkan Ketua Gerindra Jatim, bahwa LNM punya uang. “Kok kini menuduh Pihak DPD Gerindra Jatim menghalangi-halangi pencalonan LNM. Yang tidak mampu siapa??” tanya Supriyatno.

Supriyanto, dalam hal ini menegaskan, bahwa tidak Benar pihak DPD Gerindra Jawa Timur meminta uang kepada LNM agar dapat rekom dari Gerindra. “Tidak benar itu,” akunya, jika uang untuk pemenangan Pilgub tidak pernah di buktikan di hadapan siapapun, tidak ada bedanya dengan Kanjeng Dimas Probolinggo.

Baca Juga: Partai Demokrat Jatim Nilai Rasiyo Turut Selamatkan RS Pura Raharja

Seperti diketahui, La Nyalla Mahmud Mataliti mendapat surat tugas dari Parta Gerindra, yang mana dalam surat bernomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 tertanggal 10 Desember 2017, tertulis agar Mantan Ketua PSSI segera menyiapkan kelengkapan pemenang, dan menyiapkan dukungan dari partai lain.

Pernyataan dalam surat tugas ini ditegaskan berlaku hanya 10 hari saja, yakni 20 Desember 2017. Surat tersebut ditanda tangani Ketua Parta Gerindra Prabowo Subianto Djojohadikusumo dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (Pr)

Berita Terbaru