Polsek Dukuh Pakis Tolak Laporan Penganiyaan ART

potretkota.com

Potretkota.com - Dalam menjalankan tugas-tugasnya, sesuai jargon Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat, tak seharusnya Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya, menolak laporan masyarakat.

Seperti yang diadukan Ngatri asal Lumajang, salah satu Asisten Rumah Tangga (ART) di Perum Kupang Indah Gang 16 No 42 Surabaya. Perempuan 62 tahun ini saat melaporkan atas penganiyaan terhada dirinya ke Polsek Dukuh Pakis Surabaya, ditolak oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Baca juga: Tanpa Koordinasi dan Kompensasi, Tiang Wifi di Pasuruan Tetap Berdiri

“Laporan saya ditolak, disuruh mengadu ke Binmas Polsek (Dukuh Pakis),” keluh Ngatri, bersama anak menantunya Taufik, Senin (11/3/2019).

Menurut Ngatri, bekerja sebagai PRT dirumah Yudi bos toko di Pasar Kapasan Surabaya, sekira tahun 2016. Perempuan paruhbaya ini tugasnya selain mengurusi rumah tangga, juga merawat nenek Young Win.

Tiga tahun berlalu, saat itu pemilik rumah kehilangan uang Rp 2 juta. Young Win kemudian menelepon David (keluarga Yudi), untuk menanyakan uang hilang tersebut. Tidak terima dituduh, David kemudian menuju rumah Yudi.

Baca juga: Ishaq Jayabrata dan Ary Sylviati RS Pura Raharja Menolak Dikonfirmasi Dugaan Pemalsuan Akta Otentik

Merasa tertuduh, saat dirumah Yudi, David dan Young Win kemudian berdebat menanyakan sumber informasi asal tuduhan tersebut. Young Win lalu menunjuk Ngatri sebagai sumber tuduhan. Mengatahui hal tersebut, David lalu menghampiri Ngatri, dan langsung melakukan penganiyaan dengan cara mencekik leher Ngatri.

“Padahal saya tidak pernah ngomong begitu, tampa ada keterangan lalu dipukul serta dicekik oleh ko David,” nelangsa Ngatri sembari menangis sesenggukan.

Baca juga: Warga Laporkan Penyidik Reskrim Polres Sumenep ke Polda Jatim

Taufik mendapati ibu mertuanya disiksa, bersama istrinya kemudian mendatangi rumah Yudi dan menjemputnya. Merasa mertuanya diperlukan tidak manusiawi dan adanya tindakan penganiayaan berusaha melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dukuh Pakis Surabaya. Namun sayang, laporan penganiyaan ART Ngatri ditolak.

Atas pengaduan ini, sayang Potretkota.com belum dapat konfirmasi Yudi, David dan Young Win.(Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru