Potretkota.com - Tak sia-sia, sejak September 2018, akhirnya panitia acara 'Eling Aku Ta Rek' bisa mengumpulkan alumni SMPK 1993 dan SMUK 1996 Santa Agnes Surabaya, di salah satu hotel kawasan pusat Surabaya, Sabtu (6/7/2019).
"Kami mengumpulkan data satu persatu, melalui teman ataupun sosial media. Selamat menikmati karena sudah lulus bersama-sama dan senang bersama-sama," kata Ketua Panitia Kian Wie melalui Wakilnya Melly.
Baca juga: Gus Ofi Pasuruan Terima Aliran Dana Hibah PKBM Rp606 Juta
Selain mengumpulkan teman-teman seperjuangan, panitia juga mengumpulkan para guru aktif ataupun yang sudah pensiun. "Untuk mencari guru pensiun, kami berkoordinasi dengan pihak sekolah," tambahnya.
Diiringi lagu Pahlawan Tanpa Tanda Jasa ciptaan Sartono, guru sekolah yang diundang mendapat penghargaan dari alumni yang memakai drescode kuning.
Baca juga: Ketika Jawaban Benar Jadi Salah, GMNI Soroti Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Pontianak
Sementara, Sofi Josinapatty (53) salah satu guru Santa Agnes Surabaya mengaku senang, karena meski sudah puluhan tahun tidak bertemu, para alumni masih mengingat jasanya. "Saya merasa bahagia, banyak alumni sukses tapi tidak melupakan almamater dan gurunya. Kami sangat bangga dan bahagia," akunya haru.
Baca juga: Krisis Pendidikan dalam Perspektif Freire dan Ki Hadjar Dewantara
Senada disampaikan Rubi salah satu guru SMA St Agnes. Melalui layar video, ia mengucapkan selamat atas terselenggaranya acara ini. " Selamat atas terlaksana atas acara ini, semoga bisa membangun kekompakan sesama almamater," tambahnya. (Hyu)
Editor : Redaksi