Potretkota.com - Masing-masing penumpang Kapal Motor (KM) Santika Nusantara milik PT Jembatan Nusantara yang selamat dari korbaran api saat berada diperairan Masalembu, Sumenep, dapat uang tali asih, sebesar Rp 1 juta.
Uang tali asih, diberikan saat penumpang berada di gedung Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jumat (23/8/2019) malam. ‘Para penumpang yang selamat diberikan uang tali asih Rp 1 juta,” kata Manager Operasional PT Jembatan Nusantara, Sutarto.
Baca juga: Gudang Perabotan Rumah Tangga di Margomulyo Terbakar
Menurut Sutarto, korban tewas saat kebakaran akan digantikan oleh asuransi. “Nanti yang meninggal dunia, akan diganti asuransi. Biasanya Rp 25 juta,” tambahnya.
BACA JUGA: KNKT 2 Bulan Masih Investigasi Gerbang Samudra
Baca juga: KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep
Sementara, Perwakilan Jasa Raharja Kota Surabaya, Wayan Pica mengaku, pergantian uang kematian akan diberikan kepada ahli warisnya. “Tidak ada syarat dan survey. Kalau untuk kematian dan perawatan, akan kita serahkan ke ahli warisnya," jelasnya.
Untuk diketahui, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, KM Santika Nusantara terbakar di perairan Masalembu, Sumenep, Kamis (22/8/2019), sekitar pukul 20.45 Wib. Informasinya, dari total penumpang 277 orang, ada 3 penumpang yang tidak selamat dan penumpang hilang.
Baca juga: Rumah Kurir Pengantar Makanan di Mleto Terbakar Saat Antar Pesanan
Korban tidak selamat yakni, Bekti Tri Setyanto Mualim I KM Santika Nusantara, Aspani warga Jombang dan satu korban belum dapat teridentifikasi. (Hyu/SA)
Editor : Redaksi