Potretkota.com - Peraturan Desa (Perdes) tambang yang terletek di Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mendapat sorotan. Pasalnya Perdes tersebut ada yang mengganjal dan tiba-tiba muncul tanpa mengetahui pihak-pihak yang terkait.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bappemas (Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana), Kabupaten Pasuruan Agus Tri Budiarso mengatakan, Perdes tambang yang ada di Desa Wonosunyo, dinilai tidak sah. Kenapa demikian bahwasanya Perdes tambang yang ada tanpa mengetahui pihak-pihak yang terkait.
Baca juga: Terdakwa Anton Sujarwo Dituntut 8 Tahun Serta Kembalikan Rp1,3 M
"Saya saja tidak ditau kalau ada Perdes tambang di desa tersebut dan juga tidak ada pemberitahuan. Tiba-tiba saya baru dengar kalau ada Perdes tambang di Wonosunyo. Dalam hal itu patut dipertanyakan," jelas Agus Tri Budiarso.
Perlu diketahui, sebelumnya Perdes tambang muncul ketika ada persoalan beberapa warga melaporkan mantan Kepala Dusun (Kasun) ke Polres Kabupaten Pasuruan adanya dugaan korupsi portal yang ada di Dusun Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol. Dan l
Baca juga: Fee Pabrik Mainan Ngawi Ratusan Juta Mengalir ke Sekdes dan Kasun
Laporan dugaan korupsi portal tersebut, bukti Perdes di buat bahan dasar acuan. Anehnya informasi yang berkembang ada dugaan kuat Perdes tambang yang terlampir surat pernyataan tanda tangan perangkat dan warga dipalsukan. Padahal ada beberapa perangkat yang merasa tidak pernah melakukan tanda tangan.
Mantan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wonosunyo Cariyono mengatakan, dari dulu tahun 2013 sampai 2018 Perdes tambang tidak ada. "Lha kalau ada patut dipertanyakan dan disoalkan. Saya saja tidak pernah di ajak musyawarah kalau tiba-tiba muncul ada Perdes itu aneh. Bahkan saya tidak pernah melakukan tanda tangan surat pernyataan," paparnya.
Baca juga: Tepis Fitnah Pungli PTSL, Kades Tambak Oso Siap Lakukan Pembuktian
Hal senada disampaikan Kasun Desa Wonosunya Dua Kristiawan, bahwa sebelumnya ia tidak merasa melakukan tanda tangan surat pernyataan di dalam perdes tambang. "Saya juga heran tiba-tiba ada Perdes tambang," akunya. (Mat)
Editor : Redaksi