Dapat Hadiah Cuma Rp 3 Juta

Rutan Bangil Sayembara Tangkap Tahanan Kabur

potretkota.com

Potretkota.com - Sipaul Hadi (20) warga Dusun Dadapan, Desa Oro-Oro Bulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, salah satu tahanan curanmor yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Bangil Kabupaten Pasuruan diketahui melarikan diri, Sabtu (4/1/2020).

Kepala Rutan Bangil Wahyu Indarto mengaku, informasi cuma satu orang tahanan kabur di Rutan Bangil. Kaburnya satu tahanan ini memang dilakukan di saat penjagaan sedang lengah. "Jadi tahanan kabur di saat penjaga tidak fokus menjaga di lokasi pelariannya. Akan tetapi, semua pergerakan tahanan ini, terekam di CCTV Rutan. kami sedang melakukan pengejaran terhadap tahanan ini bersama dengan pihak terkait," katanya saat jumpa pers, Senin (6/1/2020).

Baca juga: Pengeroyok Tahanan Sabu Tewas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Disidang

Menurut Wahyu Indarto, tahanan yang kabur dikirim ke Rutan, pada 9 Desember 2019 lalu. Tahanan ini merupakan titipan tahanan Pengadilan Negeri (PN) Bangil. Tahanan kabur saat kasusnya masih proses berjalan di pengadilan.

"Mengenai hasil investigasi yang sudah dilakukan, tahanan ini kabur dengan cara merusak plafon. Jadi plafon dirusak dengan cara dibakar. Pembakaran itu dengan menggunkan atau menyiapkan sikat gigi yang terbuat dari plastik dan korek api. Setelah itu, dia bakar plafon yang terbuat dari kayu itu. Selanjutnya ia renggangkan jeruji besi yang berada di lapisan luar plafon," terang Wahyu Indarto.

Baca juga: Gergaji Besi Penjara, Tahanan Polres Pasuruan Kabur

Wahyu menambahkan, diduga tahanan kabur dengan cara memanjat plafon setinggi empat meter dengan bantuan sarung yang biasa ia gunakan untuk Shalat. "Langkahnya, sarung ia kaitkan dan dibuat untuk membantunya memanjat. Setelah itu, ia masuk ke atas plafon dan membuka genteng kamar tempat dia ditahan. Indikasi bantuan dari luar," tambahnya.

Hasil rekaman CCTV, tahanan Sipaul Hadi kabur atas inisiatifnya sendiri dan tanpa bantuan orang lain. "Dalam rekaman CCTV yang didapatkannya, terlihat jelas, Sipaul ini melarikan sendirian dan melakukan semuanya tanpa bantuan," jelas Wahyu.

Baca juga: Beli Sabu Patungan, Anam Albar Sidang Sendirian

Menurut Wahyu, mulanya tahanan yang kabur ditempatkan di sel isolasi. "Sebab, dari informasi yang kami dapatkan, tahanan ini sudah memiliki perkara dengan tahanan lainnya. Jadi, misal disatukan bisa berpotensi tawuran. Jadi dia kami tempatkan di sel isolasi," paparnya.

Untuk menangkap tahanan kabur, pihak Rutan menggelar sayembara bagi siapa saja yang menemukannya. "Untuk itu kami mohon bantuannya ke rekan-rekan media, tolong disebarkan. Kalau ada yang mengetahui keberadaan tahanan ini (Sipaul Hadi), silahkan beritahu kami, bawa ke kami dan akan kami beri hadiah uang senilai Rp 3 Juta," pungkas Wahyu. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru