Staf Widya Dharma Diputus 2,5 Tahun Penjara

potretkota.com

Potretkota.com - Winarsih, Staf Tata Usaha Administrasi Yayasan Pendidikan Widya Dharama Surabaya diputus bersalah sesuai dengan dakwaan JPU dan dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun 6 bulan oleh ketua Majelis Hakim Sunarto di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Sunarto, bahwa terdakwa telah terbukti bersalah melakukan Pengelapan berlanjut uang Yayasan senilai 1.984.728.500 sesuai dengan dakwaan JPU.

Baca juga: Dewan Pendidikan Jatim Ajak Sekolah Ajarkan Siswa Mampu Ubah Sampah Menjadi Berkah

"Untuk terdakwa diputus bersalah dan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara," kata Sunarto di ruang Sari PN Surabaya, Kamis (20/2/2020).

Atas putusan tersebut terdakwa menyatakan pikir-pikir. Senada dengan terdakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar juga menyatakan pikir-pikir.

Baca juga: Diduga Gelapkan Uang Pembayaran Kasur Busa, Mantan Marketing PT Dynasti Indomegah Dilaporkan

Terpisah Mardono selalu pelapor mengatakan, terkait putusan tersebut sudah menerima. "Atas putusan tersebut sudah sesuai dan saya menerima," ujarnya.

Untuk diketahui pekara ini bermula saat Mardono melakukan pengecekan dan audit tutup buku tahun 2015 ada kejagalan dimana dana setoran uang yayasan kurang sekitar Rp 6 miliar. Kemudian Terdakwa dipanggil dan menyetorkan uang sekitar Rp 4 miliar (4.815.039.500) masih ada kekurangan Rp 2.161.032.500.

Baca juga: Surabaya dan Darurat Pendidikan Afektif di Era Disrupsi

Setelah pekara ini berjalan sudah ada upaya mediasi dan terdakwa sempat menyetorkan uang Rp 176.029.000. Atas perbuatan terdakwa Widya Dharama mengalami kerugaian Rp 1.984.728.500. (Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru