Ngaku Polisi, Umar dan Syafi'i Begal Joki Merpati

potretkota.com

Potretkota.com - Achmad Umar alias Penceng (34) asal Jalan Tambak Asri gang Wijaya Kusuma dan Mochammad Syafi’i (27) asal Bangkalan, merana dipesakitan karena mengaku sebagai polisi saat merampas motor PCX W-3837-BY, milik Ahmad Afandi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Didik Yudha Aribusono mendakwa kedua terdakwa dengan Pasal 368 ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana atau Kedua Pasal 365 ayat (2) ke-1 dan ke-2 KUHPidana.

Baca juga: Gagal Beraksi, Copet Pasar Tugu Pahlawan Lompat Sungai Tewas

Saat sidang berlangsung diruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (8/4/2020), JPU Didik Yudha Aribusono menghadirkan saksi korban Ahmad Afandi dan teman-temannya, Niklas Tugas Nardi Pamukas dan Vemas Rendy Alfaro.

Menurut keterangan saksi, peristiwa berlangsung saat Niklas dan Vemas hendak melepas burung merpati dikawasan Citraland. Saat itu datang pelaku mengaku polisi dan memepet kedua temannya, alasannya korban bersalah karena telah melakukan perjudian adu merpati. "Mereka (terdakwa) merampas motor dan HP ," kata kedua saksi dihadapan Majelis Hakim.

Baca juga: 7 Tahun Beroperasi, Begal Surabaya - Madura Tewas Ditembak Polisi

Ahmad Afandi mengaku, hingga saat ini motor yang sudah dijual terdakwa tidak jelas keberadaannya. "Untuk motor saya sampai sekarang belum ketemu," tambahnya.

Mendengar keterangan saksi, kedua terdakwa yang mengaku sebagai polisi tidak membantah. "Iya pak, benar. Pistol itu cuma mainan. Motor saya jual Rp 5 juta, Syafi'i kebagian Rp 1 juta," aku terdakwa Umar, kepada JPU Didik Yudha Aribusono.

Baca juga: Agensi Abal-Abal di Surabaya Rekam Korban Saat Ganti Baju

Untuk diketahui berdasarkan dakwaan, kedua terdakwa melihat korban Afandi, Niklas dan Vemas berboncengan melintas patung Singapura Citraland Surabaya membawa merpati dengan mengendarai Honda PCX.

Saat itu, terdakwa mengaku polisi dan menghentikan ketiganya dengan alasan korban membawa burung merpati untuk sarana perjudian. Dengan cara membentak, memborgol dan mengeluarkan pistol, korban ketakutan, sehingga barang bawaan rela dirampas begitu saja. (Tio/foto:Zain)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru