Polisi dan Bawaslu Diminta Turun

Baliho Pasangan GIAT Dirusak Orang tak Dikenal

potretkota.com

Potretkota.com - Atribut kampanye berupa baliho milik pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo (Mas Adi) mulai dirusak orang tak dikenal.

Sebelumnya terpantau pada Sabtu 24 Oktober 2020 malam baliho belum tampak rusak dan baru pada 25 Oktober 2020 pagi ditemukan beberapa baliho rusak. Baliho Paslon GIAT nomor urut 01 yang dirusak secara bersamaan ini terdapat di beberapa wilayah diantaranya Tambaan Kulon dan Tambaan Lor, selain itu juga di Kawasan Gentong dan daerah Sebani serta di daerah Lecari.

Baca juga: Analisa Politik Istana soal Nasib Jaksa Agung dan Kapolri

Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Paslon GIAT, Ismail Marzuki Hasani mengatakan kalau melihat sejumlah baliho yang sobek itu, sepertinya dirusak dengan menggunakan senjata tajam. "Mungkin pake silet atau pisau. Pengerusakan dilakukan secara sistematis karena terjadi hanya dalam semalam. Adapun baleiho yang rusak tersebar di berbagai wilayah," katanya.

Baca juga: Aktivis 98 Minta APH Selidiki Penyelewengan Dana Kampanye Khofifah-Emil Pilkada 2024

Ismail yang juga Ketua DPW PKB Kota Pasuruan menyebut, untuk permasalahan ini diduga ada upaya untuk membuat situasi caos. "Ini pendzoliman. Dengan penyobekan ini mereka berharap pendukung kami panas dan membalas. Karenanya dalam kesempatan ini para pimpinan parpol koalisi, PKB, Golkar, PKS, PAN dan PPP berharap seluruh massa di bawah bisa tenang dan menyerahkan sepenuhnya pada aparat penegak hukum," ujarnya.

Baca juga: Laporan Dana Kampanye Khofifah-Emil Rp1,4 Miliar, Aktivis Menyoal Sumbangan Haji Her Rp38 Miliar

Sementara Toyib Ketua DPD Golkar Kota Pasuruan meminta seluruh anggota tim, relawan maupun simpatisan dan kelompok pendukung Gus Ipul-Mas Adi harap tenang. "Jangan membalas dan jangan sampai terpancing. Untuk masalah ini, kami akan segera lapor ke Polisi dan Bawaslu, karena ini sudah masuk wilayah pidana, dan kami minta aparat penegak hukum mengusut tuntas insiden penyobekan baliho ini," pungkasnya. (Mat)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru