Potretkota.com - Dapat kunjungan Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir, Kantor Imigrasi Kelas 1 Tanjung Perak Surabaya seketika bebas dari calo. Selama masa berkunjung, pria kelahiran 1968 ini mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan.
Secara umum, Adies menyebut, pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak sudah lebih baik dengan sistem online dan komputerisasi. "Sekarang sudah tidak ada lagi calo, baik di luar maupun di dalam. Ini seperti pengakuan pemohon, yang rata-rata mengatakan, sudah tidak ada lagi calo. Ini menandakan, pelayanan pemohon di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak semakin baik dan tidak ada lagi peluang calo," akunya.
Baca juga: Komisi V DPR RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Emas Semarang
Karena dianggap sudah melayani dengan baik, Anggota Fraksi Golkar ini kembali menyarankan, agar pemohon tidak lagi menggunakan calo. "Jadi tidak perlu lagi menggunakan jasa orang lain," tegasnya.
Baca juga: Imigrasi Tanjung Perak Pulangkan 10 WNA Penjahat
Sementara, data yang didapat Potretkota.com awal tahun 2017, ada 150 calo Imigrasi di Jawa Timur selama ini berlindung pada perusahaan travel. Para calo tersebut mengantongi keplek yang dikeluarkan Kanwil Kemenkumham Jatim sehingga bisa leluasa keluar-masuk kantor keimigrasian.
Baca juga: Pelayanan Kantor Imigrasi di Surabaya Terdampak Hacker
Hal tersebut diperkuat saat Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya akhir tahun 2017 melakukan penangkapan terhadap Calo maupun pejabat Imigrasi Tanjung Perak Surabaya. Nanun sayang, saat akan diklarifikasi atas calo yang berlindung diperusahaan travel, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, Romi Yudianto bergegas pergi. (Hyu)
Editor : Redaksi