Kepala PNM Mekaar Ngaku Uang Banpres Ditarik

potretkota.com

Potretkota.com - Bantuan Presiden (banpres) untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dikoordinir oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), Cabang Tambaksari Surabaya, sudah ditarik negara.

Hal tersebut disebut Kepala PNM Mekaar Regional 2 Surabaya, Yunda Sanggar Puri, Selasa (27/4/2021). "Dikarenakan periode Banpres Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) 2020 telah berakhir pada 14 Febuari 2021 dan uang tersebut sudah ditarik oleh negara," dalihnya.

Baca juga: Anggaran Street Art Fashion Carnival Pasuruan Jadi Sorotan

Alumni Unesa tahun 2013 ini juga mengaku, keluhan nasabah yang namanya sudah tercatat menerima bantuan Rp 2,4 juta dan sudah masuk dalam rekening BNI tapi belum menerima uangnya, pihaknya berjanji akan segera membantunya.

Baca juga: Ditangkap Bareskrim Polri, Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Tak Tahan Jefry Bos Kosmetik Ilegal

"Saya pastikan Kepala Cabang untuk bantu ibu-ibu dalam pengecekan saldo Banpres tersebut," ujar Yunda meyakinkan.

Baca juga: Aktivis 98 Minta APH Selidiki Penyelewengan Dana Kampanye Khofifah-Emil Pilkada 2024

Untuk diketahui, PNM Mekaar Cabang Tambaksari Surabaya yang berkantor di Jalan Kanser Surabaya, menjadi buah bibir. Perusahan plat merah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa keuangan ini, tugas khususnya memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil, menengah. (Tio)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru