Potretkota.com - Ketua Umum DPP Partai Demokrat (Purn) Mayor Inf. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A. (AHY) akhirnya memilih Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc sebagai ketua DPD Demokrat Jatim periode 2022-2027. Pria kelahiran Mei 1984 ini ditetapkan sebagai ketua terpilih setelah bersaing ketat dengan menantu mantan Gubernur Jatim, Soekarwo, Bayu Airlangga.
Penunjukan oleh AHY ini, dibenarkan oleh Herman Khaeron, Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat. “Emil Elestianto Dardak dipilih menjadi ketua periode 2022-2027, nanti Surat Keputusan akan dikeluarkan setelah pengurus terbentuk,“ katanya
Baca juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai
Selanjutnya, Emil Dardak yang juga Wakil Gubernur Jatim tersebut akan diberikan waktu 14 hari untuk menyusun kepengurusan.
Sementara itu, Emil Dardak ketika dihubungi wartawan membenarkan dirinya telah ditetapkan sebagai orang nomor satu di Partai Demokrat Jatim. "Iya sudah. Terima kasih dan mohon restunya," kata suami Arumi Bachsin tersebut.
Baca juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri
Emil pun langsung membeberkan target partai berlambang Mercy tersebut saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, yaitu seluruh dapil harus terisi. Sebab target tersebut juga merupakan perintah dari DPP. "Jawa Timur ini adalah basis Demokrat. Pak SBY putra asli Pacitan, kemudian kita memimpin Pakdhe Karwo 10 tahun memimpin Jatim dengan menggunakan partai Demokrat, dan sekarang Khofifah-Emil Demokrat," tambahnya.
Emil belum bisa menyebut angka bertahan target kursi Demokrat saat Pemilu 2024 mendatang. Namun, posisi Demokrat yang merupakan pengusung Khofifah-Emil, ia optimis nantinya bisa meraih kursi setidaknya 24 kursi DPRD Jatim untuk bisa mengusung Cagub-Cawagub di Pilkada Serentak 2024.
Baca juga: Partai Demokrat Jatim Nilai Rasiyo Turut Selamatkan RS Pura Raharja
"Target yang pasti naik kita yakin dengan kerja keras dan konsistensi bisa menaikkan kursi di provinsi, kabupaten, dan dapil yang kosong kita bisa kembalikan kursi itu. DPP minta semua dapil terisi, itu pesan DPP," terang Emil.
Menurut Emil, tak ada kubu-kubuan usai Musda Demokrat ini. Ia bahkan mengaku antara dirinya dengan Bayu Airlangga akan berkomitmen besarkan partai. "Dari awal kita bareng, tidak ada hal-hal yang menyebabkan, harus terima kasih tanpa adanya dinamika ini maka tentunya proses yang menunjukkan bahwa Demokrat memiliki kader yang. Jadi tentunya saat ini kita membangun komposisi yang terbaik untuk Demokrat Jatim," pungkasnya. . (Ikus)
Editor : Redaksi