Potretkota.com - Guna mengantisipasi tingginya animo warga masyarakat kota mataram NTB dalam transaksi penukaran uang baru pecahan kecil, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) NTB akan menambah jadwal pelayanan kas keliling penukaran uang pecahan kecil di taman Sangkareang, kota Mataram.
Sebelumnya layanan penukaran uang baru pecahan kecil hanya dilakukan pada 12,19, dan 26 April saja atau seminggu sekali selama Ramadhan. Dimana uang layak edar yang disediakan KPw BI NTB sebanyak Rp3.089 Triliun dengan Uang Pecahan Besar (UPB) sebanyak Rp2,9 Triliun dan Uang Pecahan Kecil (UPK) sebanyak Rp189 Miliar.
Baca juga: Terdakwa Ivan Daud Punu Diputus Pidana Selama 2 Tahun Penjara
"Kita akan tambah lagi tiga hari, yakni tanggal 14, 18 dan 25 April dari jadwal yang ada sebelumnya," kata Kepala KPw BI NTB Heru Saptaji, Kamis (14/4/22).
Untuk hari pertama uang pecahan kecil yang disediakan pihak BI tidak banyak dikarenakan akan terjadi lonjakan permintaan menjelang 1 minggu sebelum Idul Fitri 1443 hijriah. "Ada 200 paket Rp3,8 juta dengan berbagai pecahan kami sediakan di hari pertama penukaran," ujarnya.
Baca juga: Kejaksaan Simpan Uang Korupsi Komisaris PT DJA Rp3,5 Miliar
Salah seorang warga Erna mengaku, dalam transaksi penukaran tidak perlu mengantri, karena sebelumnya menukar uang sudah terlebih dulu mendaftar di laman website BI. "Ngga perlu ngantri , karena sebelumnya daftar lewat website pintar.bi.go.id jadi tinggal nukar saja," ungkap Erna.
Lebih lanjut Erna menyatakan ia memilih menukar uang lebih awal lantaran akan dibawa pulang kampung untuk di bagi-bagikan kepada sanak saudaranya. "Nukar tadi Rp3,7 juta buat di bawa mudik, bagi-bagi sama saudara di Jawa," ucapnya.
Baca juga: Komisaris PT DJA Jaminkan Aset dan Piutang Fiktif Rp30 Miliar
Disisi lain, masih ada warga yang kesulitan untuk melakukan penukaran uang pecahan kecil di kas keliling BI NTB di Taman Sangkareang. Pasalnya, warga tidak mengetahui bahwa untuk melakukan penukaran harus mendaftar pada halaman website BI yang disediakan. "Jadi tadi yang mau menukar daftar dulu untuk dijadwalkan penukaran seminggu lagi, dengan maksimal penukaran Rp500 ribu," tutur Syahidin salah seorang warga yang mengaku kesulitan untuk menukar uang. (Aa)
Editor : Redaksi