Potretkota.com - Nasib naas menimpa beberapa orang yang berada di wahana seluncuran air di kolam renang kompleks Kenjeran Park Surabaya. Wahana tersebut tiba-tiba ambrol sehingga mengakibatkan sejumlah pengunjung terluka.
Kejadian ambrolnya wahana seluncur ini sekitar pukul 13.30 WIB. Beberapa saksi mata menuturkan jika kejadian tersebut sangat cepat dan singkat, sehingga beberapa orang yang berada di wahana tersebut terjatuh. Ketika dilihat salah satu papan seluncur tersebut patah, dan ambrol dari ketinggian kurang lebih 15 meter. Ambrolnya papan tersebut membuat pengunjung yang sedang berseluncuran jatuh ke bawah.
Baca juga: Terdakwa Suhar Eks Polsek Kenjeran Diputus 3 Tahun 6 Bulan
"Saya tidak tau pastinya tiba-tiba ada suara keras benda jatuh, ketika saya melihat ternyata papan seluncurnya jatuh dan ada beberapa orang terjatuh dari papan seluncur tersebut," ucap Sandi salah satu saksi kejadian di lokasi yang juga pengunjung Waterpark, Sabtu (7/5/2022).
Hingga saat ini, dikabarkan ada 15 orang yang menjadi insiden ambrolnya waterslide tersebut. Beberapa korban dikumpulkan oleh sejumlah pengunjung yang lain. Korban sendiri ada yang mengalami luka berat hingga mengeluarkan darah dari hidung sama mulutnya.
Baca juga: Reklamasi Pesisir Surabaya Bakal Bergejolak Lagi, Guru Besar ITS Disorot
"Ada yang parah juga mas, ada yang keluar darah dari hidung sama mulutnya," imbuh Sandi.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mealalui pesan singkatnya mengkonfirmasi, seluruh korban saat ini sudah dievakuasi dari lokasi kejadian. Perkembangan sementara saat ini keseluruhan korban di area bagian depan waterpark sudah mendapatkan penanganan, dengan total ada 9 orang anak yang menjadi korban insiden itu.
Baca juga: Hakim PN Tipikor Perintahkan Jaksa Tahan Terdakwa Suharsono Pensiunan Polsek Kenjeran
Ridwan mengungkapkan dari 9 anak yang menjadi korban, 3 anak kondisinya indikasi close fraktur tangan maupun kaki dan sudah dirujuk menggunakan ambulans PMI maupun ambulans Puskesmas. Untuk 5 orang luka ringan dan shock.
"Sedangkan 1 anak lainnya dalam kondisi indikasi cedera otak dan sudah dirujuk (ke rumah sakit) menggunakan mobil warga," ungkap Ridwan. Atas kejadian tersebut, saat ini pihak Kepolisian dari Polres Tanjung Perak dan Polsek Kenjeran sudah tiba di lokasi dan langsung memasang garis polisi.(Heri/CS)
Editor : Redaksi