Terakhir Direnovasi 3 Tahun Lalu

Parah! Waterslide Kenpark Usianya Puluhan Tahun

potretkota.com
Kondisi waterslide Kenpark pasca Ambrol.

Potretkota.com - Ambrolnya Waterslide di Water Park Kenjeran Surabaya, diduga berusia puluhan tahun. Hal itu disampaikan oleh salah satu penjaga kolam renang Water Park Kenjeran.

Pada wartawan, salah satu penjaga kolam yang enggan namanya dionlinekan menyebutkan bahwa Waterslide tersebut berusia puluhan tahun dan terakhir direnovasi 3 tahun lalu.

Baca juga: Penerima Hibah Pokir Lilik Hendarwati DPRD Jatim Ungkap Adanya Permintaan Dana CSR

“Usia seluncuran ada kalau 20 tahunan. Tapi ini sudah direnovasi 3 tahun lalu. (Mungkin) Kena panas, kena kaporit mas. Selama pandemi kan tutup tapi tetap dirawat,” katanya, Sabtu, (7/5/2022) malam.

Sementara pada wartawan, pihak pengelola Kenpark, Bambang Irianto selaku Manajer HRD PT Bangun Citra Wisata (BCW) mengklaim bahwa pihaknya melakukan pengecekan rutin wahana Waterslide 3 minggu sekali.

Baca juga: Bu Panut Pedagang Lawas, Bertahan di Tengah ‘Matinya’ Destinasi Wisata Kenpark

“Dari pantauan saya, tiap dua minggu selalu dirawat. Seluncuran (prosotan) 3 minggu dicek. Terakhir pengecekan sebelum puasa kondisinya masih bagus,” kata Bambang di lokasi.

Pihaknya juga menyebutkan bahwa ambrolnya papan seluncur akibat kelebihan muatan, saat berlangsungnya perosotan. “Analisa saya itu lebih dari 10 orang dan bareng gandengan. Tadi ada penumpukan di atas. Ya nama pengunjung latar belakangnya beda-beda kan, kalau pengunjung diingatkan marah-marah. Seharusnya itu satu-satu,” pungkasnya.

Baca juga: Didampingi Kejaksaan Proyek Jembatan Bambu Wisata Mangrove Pemkot Surabaya Tak Karuan

Diketahui, Keterangan dari petugas keamanan bahwasannya untuk kejadian pada Sabtu, (7/5/2022) siang, terjadi pada pukul 13:30 WIB, sebagai sambungan perosotan air tersebut tiba-tiba ambrol jatuh ke bawah pada saat banyaknya pengunjung yang bermain diwahana tersebut.

Akibatnya, banyak pengunjung berjatuhan dari perosotan yang ambrol dari ketinggian 10 Meter. Sementara dugaan saat ini penyebab ambrol sambungan perosotan tersebut dikarenakan lapuk. (SA)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru