Potretkota.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan hukum, Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jatim, hari Kamis (31/5/2018) menyelenggarakan identifikasi pemerataan layanan dan penjaringan Organisasi Bantuan Hukum (OBH).
Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati, di hadapan peserta mengaku, sosialisasi bertema Jatim "Pasti Hebat" ini diikuti peserta dari berbagai lembaga dan OBH di Jawa Timur.
Baca juga: Polisi Pasang Alarm Motor Gratis untuk Cegah Curanmor di Surabaya
"Selama ini, OBH yang terakredetasi di Jatim baru 40 an. Padahal diruangan ini ada 180 peserta. Kami ingin di 38 kabupaten atau kota di Jatim ada OBH-nya masing-masing," terang Susy, dihadapan para OBH, dikantor Kemenkumham Jatim, Jl Kayoon Surabaya.
Agar lolos verifikasi, Susy Susilawati berpesan agar OBH dapat melengkapi data-data yang disiapkan Kemenkumham. "Diakreditasi itu bukan dites, tapi dilihat dari kelengkapan syaratnya, diantaranya sudah berbadan hukum, memiliki kantor, memiliki progam bantuan hukum, memiliki pengurus, advokat atau paralegal serta sesuai persyaratan yang lain," terangnya.
Baca juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar
Pendaftaran OBH baru, menurut Susi rencana dibuka pertengahan tahun 2018. "Pendaftaran sejak tahun 2016 bukan secara manual, tapi sudah berbasis IT," tambahnya.
Sementara, salah satu peserta dari OBH Jimat mengaku senang dengan penjelasan yang sudah ada. Menurutnya, semua kelengkapan yang dibutuhkan Kemenkumham Jatim sudah dipersiapkan.
Baca juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan
"Kalau data yang dibutuhkan Kemenkumham Jatim dalam penjaringan OBH, kami sudah persiapkan kelengkapannya," jelas Dony Eko Wahyudin SH pada Potretkota.com usai acara Pemerataan Layanan Bantuan Hukum dan Identifikasi Penjaringan Tahun 2018.
Meski semua syarat sudah disiapkan, diakui Dony, OBH Jimat sementara ini belum memiliki team total yang dimaksud Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati, yakni tersebar di 38 Provinsi di Jatim. "Sementara, OBH Jimat sudah ada di Blitar, Pasuruan, Sidoarjo dan Surabaya," tutupnya. (Am)
Editor : Redaksi