Peduli Lingkungan

Pelajar SMP Santo Yosef Tarakanita Belajar Mengolah Sampah di Tris Flower

potretkota.com
Pelajar kelas 7 SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya saat mengikuti kelas belajar pengelolaan sampah di Rumah Tris Flower.

Potretkota.com – Untuk terus memupuk wawasan, pelajar kelas 7 SMP Santo Yosef Tarakanita Surabaya mengikuti kegiatan belajar memilah dan mengelola sampah di Tris Flower di Jambangan, Surabaya. Kegiatan tersebut diadakan agar para pelajar memahami bagaimana pemanfaatan sampah yang bisa dikelola dengan yang tidak bisa dikelola.

Dalam kegiatan belajar yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini, pelajar wajib melepas sepatu saat memasuki rumah Sutrisno pemilik dan sekaligus pengelola Tris Flower. Para pelajar kemudian berkumpul di satu ruangan yang telah disediakan. Para sisw yang tampak fokus mendengarkan setiap penjelasan pria yang akrab dengan sapaan Pak Tris.

Baca juga: 3 Siswa Jadi Korban Plafon Ambruk di Kelas SMP Negeri 60 Surabaya

Tris banyak mengungkap tentang apa saja jenis sampah yang bisa dikelola dan yang tidak dapat dikelola. Tidak hanya itu, Tris juga memperlihatkan prestasi-prestasi yang telah dicapainya dari mengelola sampah. “Ada beberapa sampah yang tidak bisa didaur ulang, seperti sampah B3 yang berarti Bahan Berbahaya dan Beracun,” ungkap Tris di hadapan pelajar, Kamis, (30/03/2023).

Setelah banyak mendengarkan penjelasan Tris, para pelajar ini kemudian diajak ke lantai 2 dan 3 untuk diperlihatkan koleksi hasil kelolaan Sutrisno dari sampah yang dimiliki oleh Tris Flower seperti tanaman hias, pot dan hiasan lampu. Tak hanya diperlihatkan hasil pengelolaan, para pelajar juga berkesempatan belajar dengan istri Sutrisno cara membuat tanaman hias.

Baca juga: Ali Yusa Dewan Pendidikan Jatim: Saatnya Menghentikan Angka di Rapor Sekolah Dasar

Dengan dibantu Yulia dan Ningsih, guru SMP Santo Yosef Tarakanita yang juga turut dalam kegiatan belajar mengajar di luar sekolah, para pelajar belajar membuat tanaman hias dari sampah plastik yang dipandu langsung oleh istri Sutrisno. Para pelajar pun terlihat bersemangat dan senang saat mengikuti sesi praktik mengelola sampah plastik menjadi kerajinan.

Kegiatan belajar di rumah Tris Flower ini sendiri, dihadiri langsung oleh Lurah Jambangan, Sanny Noerma Safaah. Dalam kesempatan ini, Sanny berpesan agar para generasi penerus bangsa memperhatikan betul-betul lingkungan di sekitarnya. Rasa peduli pada lingkungan menjadi menjadi modal utama untuk menjaga keasrian alam.

Baca juga: Pengadaan Alat Gamelan Jawa SD di Magetan Akhirnya Berfungsi

“Sebagai generasi penerus bangsa wajib peduli pada lingkungan sekitar, khususnya penanganan dan pemanfaatan sampah. Harapan saya kalian terus bergiat menjadi pemerhati lingkungan, dan bisa memasarkan melalui online market,” tukas Sanny. (ASB)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru