Budaya Jawa Timur

Sekdaprov Minta Cerita Rakyat Panji Dilestarikan

potretkota.com
Cerita Rakyat Panji

Potretkota.com - Kegiatan acara malam puncak The ASEAN Panji Festifal 2023 telah dilakukan di Kabupaten Pasuruan. Dalam acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur (Disbudpar Jatim).

Gebyar kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemendikbudristek RI bersama Pemerintah Daerah (Pemda). Dalam kebudayaan itu bertajuk ‘Panji dalam Perspektif Sejarah dan Purbakala’. Atas terselenggaranya acara itu di isi Sendra Tari berjudul ‘Panji Sumirang’.

Baca juga: Kolektor Keturunan Tionghoa Punya 1000 Lebih Keris Pusaka

Adapun serangkaian acara tersebut melibatkan delegasi dari sembilan negara ASEAN diantaranya ada Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Indonesia.

Baca juga: Semarak HUT RI ke 80 di Rungkut Kidul, Lurah: Luar Biasa

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, diwakili Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono menyampaikan, keberagaman Cerita Panji atau Inao di Asia Tenggara merupakan kekayaan kultural yang harus dilestarikan.

“Meskipun berasal dari negara dan bangsa yang berbeda namun kita semua dipersatukan oleh Cerita Panji atau Inao. Ini merupakan kekayaan kultural yang harus dilestarikan, cerita panji juga telah memberikan bukti bahwa karya luhur budaya asli Jawa Timur mampu menembus batas-batas wilayah dan zaman sehingga dapat diterima dan terus berkembang di berbagai negara di Asia Tenggara hingga saat ini,” jelas Sekdaprov Adhy.

Baca juga: Keris Pusaka Presiden Prabowo Subianto Dipamerkan di Surabaya

Bagi masyarakat Jawa Timur, Adhy, menerangkan, cerita Panji tidak hanya sebatas karya sastra saja. “Representasi cerita panji di Jawa Timur juga berkembang di dalam berbagai ragam ekspresi budaya baik budaya benda maupun budaya tak benda sehingga meluas menjadi budaya panji,” ujarnya. (MAt)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru