KPK Terima 343 Laporan Korupsi di Surabaya

potretkota.com

Potretkota.com - Pengaduan atau laporan masyarakat terkait dugaan korupsi di Surabaya mencapai 343. Hal itu diungkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (13/6/2024).

“Berdasarkan aduan masyarakat yang diterima KPK terkait dugaan korupsi di Kota Surabaya berada diposisi pertama dengan 343 laporan korupsi,” kata Direktur Pencegahan KPK, Baktiar Ujang, saat pembukaan roadshow bus KPK.

Baca juga: Aroma Politik Festival Reog Ponorogo 2026, Kemenangan Kyai Lodra Dicurigai Sudah Skenario

Meski tidak menyebut secara detail penjelasan aduan tersebut, Baktiar Ujang menjelaskan, laporan masyarakat terkait dugaan korupsi yang ada di daerah menjadi perhatian dari KPK. “Data pengaduan masyarakat di Jawa Timur yang sudah diterima KPK ini, tercatat sejak tahun 2020 sampai 2024,” jelasnya

Baca juga: Tak Bisa Bayar Tukang, Pegawai Kejati Jatim Dilaporkan Polisi

Dari data pengaduan masyarakat terkait dugaan korupsi, KPK telah menerima aduan dari 38 Kota dan Kabupaten di Jawa Timur dengan posisi pertama Kota Surabaya sebanyak 343 aduan.

Peringkat kedua Kabupaten Sidoarjo sebanyak 72 aduan, disusul posisi ketiga Kabupaten Probolinggo 64 aduan, serta Tulungagung 62 aduan, dan Kota Malang sebanyak 61 aduan.

Baca juga: Anggota Respati Polrestabes Surabaya Saat Patroli Diduga Aniaya Anak SMP di Jalan

Sementara, jumlah aduan paling sedikit yang diterima KPK, yakni Kota Blitar 6 aduan, Kabupaten Pacitan 5 aduan, Kabupaten Ngawi 4 aduan dan Kabupaten Magetan 4 aduan. (Hyu)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru