Potretkota.com - Sebagai bentuk pelayanan kesehatan dan aksi sosial kepada masyarakat sekaligus berbagi kebahagian jelang HUT RI ke 79, Pelindo Regional 3 Group menggelar aksi sosial dengan mengadakan kegiatan khitan massal gratis kepada masyarakat.
Selain 250 peserta anak usia 1 sampai 12 tahun yang berasal dari masyarakat di sekitar wilayah Pelindo Regional 3 group, bentuk kegiatan sosial lain juga memberikan bea siswa kepada 50 anak yang membutuhkan.
Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 3 Juju Juarsih dalam sambutannya mengatakan, acara ini tidak hanya sekadar khitan massal, tetapi juga merupakan momen edukasi.
Baca juga: Advokat Sebut Terdakwa Rugi Miliaran di Proyek TPA Winongo, Jaksa KPK: Hanya Klaim Sepihak
“Melalui khitan massal ini, kita berusaha meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, kebersihan, dan kesejahteraan anak-anak kita. Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi para peserta dan keluarga mereka,” ujar Juju Juarsih, Kamis (8/8/2024).
“Saya mengajak seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Pelindo 3 Group untuk bergerak bersama melaksanakan amanah ini, semoga dengan melaksanakan kegiatan khitan massal ini mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan,” tambah Juju Juarsih.
Baca juga: Sidang CSR TPA Winongo Madiun Ungkap Proyek Fiktif di Dinas PUPR
Sementara itu Pelindo Regional 3 melibatkan tenaga medis yang berpengalaman dan terlatih dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan juga menggunakan Smartklamp, yang telah terbukti efektif dan aman dalam proses khitan. Smartklamp merupakan teknologi modern yang memberikan hasil khitan yang akurat dan minim risiko komplika sisehingga para orangtua dapat memiliki kepercayaan penuh terhadap kegiatan ini.
Plt. Hospital Director RS PHC Surabaya, dr. Pudji Djanuartono menyebut antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan khitan smartklamp ini sangat tinggi. Hal tersebut terbukti dari jumlah kuota yang langsung terpenuhi beberapa saat setelah pendaftaran dibuka.
Baca juga: Ali Masngudi Politikus Demokrat Madiun Akui Simpan Dana Rp400 Juta Milik Pengusaha Perumahan
Keunggulan khitan dengan metode smartklamp tanpa jarum suntik, disebut Pudji Djanuartono dapat meminimkan pendarahan, tanpa jahitan, higienis, pelaksanaan yang relatih cepat antara 5-10 menit serta alat yang higienis karena sekali pakai sehingga mengurangi risiko penularan penyakit menular seksual.
“Adapun untuk pria, memang dianjurkan untuk melakukan khitan karena memiliki berbagai bermanfaat bagi kesehatan, seperti menjaga kebersihan penis, mengurangi risiko infeksi saluran kemih, mencegah penularan penyakit menular seksual hingga kanker penis,” jelas Pudji Djanuartono. (Hyu)
Editor : Redaksi