Potretkota.com - Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto tidak hanya bertujuan untuk menekan angka stunting, tetapi juga membuka peluang besar bagi koperasi dan ekonomi rakyat. Koperasi diproyeksikan menjadi tulang punggung dalam menyediakan bahan baku dan operasional program ini di seluruh Indonesia.
"Program Makan Bergizi Gratis ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi skala mikro," kata Letjen Purn. Agus Sutomo, Pembina Koperasi Jatim Unggul Bersama, Jumat (8/11/2024).
"Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, program ini harus memaksimalkan potensi daerah dan menggerakkan ekonomi rakyat. Koperasi Jatim Unggul Bersama, yang mayoritas dibentuk oleh mantan relawan Pendowo, siap untuk mensukseskan program nasional ini demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," tambah Agus Sutomo.
Koperasi akan memainkan peran penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan seperti susu, ayam, telur, dan sayuran yang dibutuhkan setiap hari. "Koperasi Jatim Unggul Bersama siap bersinergi dan berkolaborasi dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Jawa Timur," jelas DR. Muchlis Muhsin, Ketua Umum Koperasi Jatim Unggul Bersama.
Baca juga: Polisi Pasang Alarm Motor Gratis untuk Cegah Curanmor di Surabaya
"Kami sudah siap bekerja secara profesional, baik sebagai supplier bahan pangan maupun dapur pangan. Saat ini, anggota koperasi kami sudah menjangkau 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur," ujar Muchlis Muhsin.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berhasil menekan angka stunting, tetapi juga menjadi pilar penting dalam membangkitkan koperasi dan menggerakkan ekonomi rakyat. "Peran koperasi yang selama ini kurang mendapat perhatian, kini memiliki kesempatan untuk kembali menjadi motor utama dalam ekonomi nasional. Program ini akan menciptakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat," imbuhnya.
Dengan melibatkan koperasi secara aktif, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjadi solusi ganda, yaitu meningkatkan gizi anak-anak dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat. Koperasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional dan memainkan peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. (KF)
Baca juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan
Editor : Redaksi