Potretkota.com – Jika seorang anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) banyak menguasai keahlian, khususnya di bidang olahraga dan kesenian, mungkin itu adalah hal yang lumrah. Namun keahlian yang satu ini, jelas tak banyak yang menguasainya, terutama anggota Polri wanita. Keahlian tersebut adalah hipnoterapi, sebuah metode untuk mengubah pola pikir atau perilaku seseorang.
AKP Karwati, perwira Polri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Urusan Perencanaan Pembinaan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kaur Ren Binmas Polda Jatim), menjadi satu-satunya anggota Polri yang menguasai ilmu hipnoterapi. Bukan kaleng-kaleng, sederet sertifikasi dan piagam menjadi bukti keahliannya dan tak sedikit pasien yang sudah ditanganinya.
Baca juga: Gus Pesantren di Galis Bangkalan Terduga Pelaku Cabul Santriwati Ditetapkan Sebagai Tersangka
Dalam kesempatan khusus, kepada Potret Kota, Karwati mengatakan, ilmu hipnoterapi ini sangat bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakat. Bagi Karwati, hipnoterapi menjadi penunjang karier tugas-tugas di kepolisian. Karena dalam hipnoterapi ini juga terdapat ilmu komunikasi, sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat dapat diterima dengan baik.
“Dengan hipnoterapi juga, di situ juga kita bisa mempelajari pola pikir dan bagaimana cara kita itu bisa mengontrol atau memegang kendali pada diri kita sendiri terhadap hal-hal yang menyimpang atau perilaku-perilaku negatif sehingga kita selalu bertindak yang lebih positif. Tentunya saya dalam mempelajari ilmu hipnoterapi ini, saya bisa membantu terutama kesehatan mental,” kata Karwati.
Baca juga: Warga Laporkan Penyidik Reskrim Polres Sumenep ke Polda Jatim
Hipnoterapi, lanjut Karwati, merupakan metode yang sangat efektif bagi kesehatan mental masyarakat, khususnya bagi yang kecanduan Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan), permainan (game), membantu berhenti merokok. Saat ini yang paling banyak diminati, metode hipnoterapi digunakan untuk membantu seseorang mengurangi berat badan.
Sejak tahun 2014, Karwati mendalami ilmu hipnoterapi. Menurutnya, metode hipnoterapi sendiri memiliki banyak kelas. Kelas paling mendasar adalah bagaimana seorang hipnoterapis melakukan hipnotis untuk relaksasi. Seperti yang kebanyakan dilakukan oleh sejumlah artis yang menggunakannya untuk sebuah pertunjukan, hipnotis adalah ilmu dasarnya.
Baca juga: Inovasi Humanis Ditlantas Polda Jatim Wujudkan Pelayanan Prima Menuju WBBM
“Tapi itu yang sebenarnya juga awal yang bisa untuk ditingkatkan menjadi hipnoterapi, karena di dalam hipnotis itu masuk ke alam bawah sadar, untuk meng-off-kan atau critical mental, itu bisa melalui hipnotis. Itu tingkat pertama, bisa ditingkatkan melalui hipnoterapi untuk mengetahui gelombang otak manusia. Di situ ada levelnya, beta, alfa, theta dan delta,” tandas Karwati.
Dengan adanya ilmu hipnoterapi, Karwati berharap masyarakat memanfaatkannya dengan baik, khususnya hipnoterapi diri sendiri. Jika memang ditengarai ada gejala gangguan mental seperti frustrasi atau stres, maka masyarakat agar tidak segan-segan untuk datang ke spesialis mental atau hipnoterapis untuk bisa segera dilakukan penanganan. (ASB)
Editor : Redaksi