Potretkota.com - KPU Jawa Timur, dibantu Satpol PP dan relawan dari ketiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, bahu-membahu membersihkan Alat Peraga Kampanye (APK) dari sudut-sudut kota. Aksi ini menandai dimulainya masa tenang menjelang pencoblosan pada 27 November mendatang.
Penertiban APK dimulai dari Jalan Panglima Sudirman menuju Jalan Darmo ini berlangsung tertib dan lancar. Bukan hanya petugas KPU dan Satpol PP yang terlibat, tetapi juga para pendukung masing-masing pasangan calon, menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan Pilgub yang fair dan demokratis.
Komisioner KPU Jatim, Nur Salam mengatakan, Penertiban APK ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan Pilgub Jatim berjalan sesuai aturan dan menjunjung tinggi sportivitas. "Kesadaran para pasangan calon dan tim suksesnya telah menciptakan masa tenang yang tertib, aman, dan damai," katanya, Sabtu (23/11/2024) malam.
Baca juga: Menolak Penghapusan Pilkada Langsung
Penertiban APK dilakukan secara serentak di 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur menjadi bukti nyata kolaborasi positif antara penyelenggara pemilu, peserta pemilu, dan masyarakat Jawa Timur dalam menjaga kondusivitas Pilgub 2024.
Baca juga: Dokter Meiti Muljanti Mengaku Murtad Sejak Menikah Dengan Benjamin Kristianto DPRD Jatim
Baca juga: Tanggapan KPU Kabupaten Pasuruan Soal Hibah Rp75 Miliar
Sebelum penertiban AKP secara serentak, KPU Jatim Gelar Doa Lintas Agama demi Kelancaran Pilkada Serentak 2024, Jumat malam (23/11/2024). Acara ini dihadiri oleh para pemuka agama dari berbagai keyakinan, termasuk Muslim, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Ketua KPU Jatim, Aang Khunaefi, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Ia menekankan pentingnya peran serta semua pihak dalam mensukseskan pesta demokrasi ini, termasuk peran penting para pemuka agama dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.
"Kami berharap doa bersama ini dapat menjadi momentum bagi kita semua untuk bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan menjelang Pilkada Serentak 2024," ujar Aang Kunaefi.
"Kami juga mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk aktif berpartisipasi dalam Pilkada Serentak 2024, dengan menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab," lanjutnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja KPU Jatim dalam mempersiapkan logistik Pilkada Serentak 2024, KPU Jatim mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas kategori "Pengiriman Logistik Pilkada Terbanyak dalam waktu singkat".
KPU Jatim berhasil mengirimkan sekitar 47.174 kotak suara dalam sehari ke 38 kabupaten/kota dan 666 kecamatan di seluruh Jawa Timur. Pencapaian ini menunjukkan kesiapan KPU Jatim dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu. Kami berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur dalam setiap tahapan pemilu," tutup Aang. (KF)
Editor : Redaksi