Potretkota.com - Gara-gara tidak mau membuatkan makan malam, Lia Normadani (28) warga asal Sampang, Madura dihajar pacarnya Siri Apriadi (26) warga yang kos di Tempel Sukurejo 1, Surabaya. Bukan hanya dihajar, bayi berusia 45 hari, bernama Rere Adilia Putri Rahmadani juga dibawa kabur.
Tidak terima atas perbuatan Siri Apriadi, Lia Normadani lalu melaporkan ke Polsek Tegalsari, Polrestabes Surabaya.Laporan No STTPL/278/IV/Res.I.6/2018/Sek.Tegalsari ini tentang tindak pidana penganiyaan yang diatur dalam Pasal 351 KUHP.
Baca juga: Tanpa Koordinasi dan Kompensasi, Tiang Wifi di Pasuruan Tetap Berdiri
Pada Potretkota.com, Lia Normadani melalui pamannya Rokib mengaku, atas peristiwa tersebut, mata sebelah kiri korban ada luka lebam kehitaman dan bagian kepala terasa sakit. “Saya berharap kepada polisi segara menangkap pelaku, serta bayinya selamat. Saya sangat khawatir dengan nasib dan kondisi bayi tersebut,” katanya.
Baca juga: Ishaq Jayabrata dan Ary Sylviati RS Pura Raharja Menolak Dikonfirmasi Dugaan Pemalsuan Akta Otentik
Perlu diketahui, kasus ini terjadi tanggal 26 Agustus 2018. Saat itu, Siri Apriadi meminta Lia Normadani, untuk membuatkan telor dadar untuk makan malam. Karena tidak disanggupi, Siri Apriadi lalu menghajar mata sebelah kiri korban dengan tangan kosong dan juga membenturkan kepala korban ke lantai.
Baca juga: Warga Laporkan Penyidik Reskrim Polres Sumenep ke Polda Jatim
Tidak puas menghajar korban, bayi Rere Adilia Putri Rahmadani kemudian dibawa kabur. Tidak menunggu lama, kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tegalsari. (Tio)
Editor : Redaksi