Potretkota.com - Nama PT Prasasti Tiara Ayunda tiba-tiba mencul sebagai pemenang proyek pengadaan yang dibuat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Yaitu, Kode Tender 8095010 untuk Pembuatan Jalan Baru Kolektor Tipe 2 (Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT), Ruas Frontage Nambangan-Kyai Tambak Deres) dan Kode Tender 8096010 untuk Pembuatan Jalan Baru Kolektor Tipe 2 (Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB), Jl Lingkar Luar Barat, Ruas Kelurahan Sememi - Kecamatan Benowo), tahun 2018 lalu.
Baca juga: Bos Kontraktor Ini Diperiksa Hakim Tipikor Surabaya Awal Tahun 2026
Saat itu, pekerjaan di Lingkar Luar Timur, Ruas Frontage Nambangan - Kyai Tambak Deres Rp101,425,709,645 dan Jalan Lingkar Luar Barat, Jl Lingkar Luar Barat, Ruas Kelurahan Sememi- Kecamatan Benowo Rp124,088,261,646.
PT Prasasti Tiara Ayunda terbentuk atas mufakat, dengan komposisi saham keikutertaan modal sharing Kerja Sama Operasi (KSO), yaitu PT Citra Prasasti Konsorindo 42,5%, PT Tiara Multi Teknik 37,5%. dan PT Tirta Restu Ayunda 20%.
Meski bukan pemodal terbanyak, Direktur PT Tiara Multi Teknik, Yusuf ST dipercaya menjadi pimpinan dua proyek. “Saya ketemu Pak Ganjar kurang lebih 5 kali,” katanya, Selasa (23/12/2025) kemarin, di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.
Ganjar sapaan akrab Terdakwa Ganjar Siswo Pramono merupakan pensiunan Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum Binamarga dan Pematusan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, tahun 2016-2021.
Baca juga: Ganjar Siswo Pramono Pemkot Surabaya Terima Uang dari PT Prasasti Tiara Ayunda Rp450 Juta
Terdakwa Ganjar Siswo Pramono mengaku, mendapat uang Rp450 juta diruang kerjanya Pemkot Surabaya untuk dua proyek PT Prasasti Tiara Ayunda. “Ada seorang yang memberikan uang, tapi saya lupa siapa orangnya,” pungkasnya.
Tender Menjadi Kontrak Multiyears
Pengadaan DPUBMP Pemkot Surabaya, tahun 2018 lalu, terbagi menjadi dua. Tender nomor 8096010 dengan kode RUP 15296348 dan tender nomor 8095010 dengan kode RUP 15296349, yang diikuti ratusan peserta dianggap selesai tanpa ada hasil evaluasi dan pemenang berkontrak.
Baca juga: Gara-gara Saksi Calvary Abadi, Syamsul Hariadi DSDABM Pemkot Surabaya Dipanggil Hakim Lagi
Entah bagaimana PT Prasasti Tiara Ayunda akhirnya bisa mengerjakan proyek multiyears ratusan miliar milik DPUBMP Pemkot Surabaya. Termasuk Konsultan Perencana sekaligus Konsultas Pengawas Manajemen Konstruksi (MK) PT Mitra Cipta Engineering, terpilih menjadi pemenang.
Noer Oemarijati, S.Sos, M.Si tahun 2018 saat menjabat Kepala Bagian Layanan Pengadaan dan Pengelolaan Aset Pemkot Surabaya, tidak bisa memberikan pernyataan pasti. “Maaf saya sudah tidak menangani pengadaan,” dalihnya, karena dari tahun 2019 sampai sekarang menjabat sebagai Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Surabaya.
Dua proyek garapan PT Prasasti Tiara Ayunda dalam satu tahun bernilai Rp225 miliar lebih, siapa sangka saat itu memerlukan kajian dari Bappeko (Badan Perencanaan Pembangunan Kota) Surabaya EC serta persetujuan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji. (Hyu)
Editor : Redaksi