Pendopo Aspirasi Ma’ruf Syah Diluncurkan, Ruang Kolaborasi dan Solusi Warga Gresik

Reporter : Achmad Syaiful Bahri
Dr. H. Moh. Ma'ruf Syah, S.H., M.H., memberikan sambutan dalam launching Pendopo Aspirasi di Kawasan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu, (04/01/2026).

Potretkota.com - Pendopo Aspirasi Cak Dr. Ma’ruf Akademia resmi diluncurkan di Dadap III, Wonosari, Banyuurip, Kec. Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pendopo ini dihadirkan sebagai ruang publik untuk menyalurkan aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis pengetahuan.

Penggagas Pendopo Aspirasi, Dr. Ma’ruf Syah, menegaskan bahwa pendopo ini tidak sekadar menjadi tempat menampung keluhan, melainkan sarana transformasi pengetahuan dan nilai-nilai keilmuan yang disinergikan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Korlap Pokmas Kusnadi Wilayah Bojonegoro Untung Banyak, Hakim: Orang Ini Belum Tersangka?

“Pendopo Aspirasi ini menjadi sarana transformasi knowledge para ilmuwan, mentransformasikan nilai-nilai, kemudian kita kolaborasikan dan sinergikan. Sehingga apapun persoalannya, baik sosial, ekonomi, maupun kemasyarakatan, bisa dicari solusinya,” ujar Ma’ruf Syah.

Menurutnya, secara umum Pendopo Aspirasi hadir untuk memberikan jawaban sekaligus membersamai masyarakat yang membutuhkan.

“Ini hadir untuk memberikan, membagikan, dan membersamai warga masyarakat agar kita bisa lebih bermanfaat,” katanya.

Untuk program jangka pendek, Pendopo Aspirasi akan membuka layanan rutin setiap Jumat, meliputi bantuan hukum, pemberdayaan sosial ekonomi, serta layanan kesehatan medis maupun non-medis.

“Setiap Jumat ada pelayanan bantuan hukum, pemberdayaan sosial ekonomi, dan pengobatan. Saya berharap warga Gresik menggunakan Pendopo Aspirasi ini sebagai media pendampingan dan pemberdayaan, serta tempat mencari kolaborasi bersama-sama,” imbuhnya.

Di satu sisi, Ketua DPD Partai Golkar Gresik, Wongso Negoro, menilai Pendopo Aspirasi merupakan wujud nyata dari keinginan masyarakat Gresik untuk maju dan memiliki ruang aspiratif yang inklusif.

“Pendopo Aspirasi yang dicetuskan oleh Kiai Haji Ma’ruf Syah ini adalah wujud keinginan masyarakat Gresik yang ingin benar-benar maju. Pendopo ini menjadi tempat masyarakat untuk menyampaikan, meminta, dan memperjuangkan aspirasi, khususnya warga Gresik bagian selatan,” ujar Wongso.

Dalam kesempatan tersebut, Wongso juga mengungkapkan target politik Partai Golkar Gresik ke depan. Menurutnya, Golkar menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Baca juga: KPK Tahan Anggota DPRD Jatim

“Tahun 2024 Golkar di Gresik mendapat enam kursi. Target 2029, satu dapil satu kursi. Karena di Gresik ada sembilan dapil, maka minimal Golkar harus mendapatkan sembilan kursi,” jelasnya.

Golkar juga menaruh perhatian besar pada pemilih pemula dan generasi muda.

“Target pemilih pemula minimal 30 persen, dan 50 sampai 60 persen suara pemuda kita arahkan ke Golkar,” katanya.

Untuk mengakomodasi generasi milenial dan Gen Z, Golkar menyiapkan program pembinaan demokrasi.

“Pemula adalah generasi penerus yang perlu diberi wawasan. Mereka harus paham demokrasi dan bagaimana peran pemuda dalam pembangunan serta sistem demokrasi di Indonesia,” tambah Wongso.

Baca juga: PNS Diskoperindag Gresik Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara

Sementara itu, Guru Besar Universitas Airlangga, Prof. Suparto Wijoyo, mengapresiasi kehadiran Pendopo Aspirasi sebagai kanal baru perjuangan dan pengabdian sosial Ma’ruf Syah.

“Pendopo aspirasi ini adalah bagian dari kanalisasi segala isu yang berkembang. Ini nuansa baru bagaimana Cak Ma’ruf Syah meniti peradaban, dari dunia akademik, kepengacaraan, hingga terjun ke dunia politik,” tutur Suparto.

Ia optimistis Pendopo Aspirasi akan menjadi ruang solusi bagi masyarakat Gresik.

“Insya Allah Cak Ma’ruf akan amanah memberikan solusi terbaik bagi seluruh warga Kabupaten Gresik. Keterpanggilan zaman akan dicatat sejarah ke depan,” ujarnya.

Peluncuran Pendopo Aspirasi ini diharapkan menjadi titik temu antara masyarakat, akademisi, dan kekuatan politik dalam membangun Gresik yang lebih aspiratif dan partisipatif. (ASB)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru