Mudik Lebaran 2026

BBKK Surabaya Siagakan Layanan Kesehatan di Bandara dan Pelabuhan

potretkota.com
Rosidi Roslan saat sosialisasi posko kesehatan.

Potretkota.com - Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya meningkatkan kesiapsiagaan layanan kesehatan selama arus mudik Lebaran 2026, terutama di jalur transportasi udara dan laut. Hingga 17 Maret, sebanyak 133 pemudik tercatat telah memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di sejumlah posko.

Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan menegaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk menjamin perjalanan masyarakat tetap aman dan sehat.

Baca juga: Kapolri Tinjau Kesiapan Angkutan Mudik di Terminal Purabaya

“BBKK Surabaya berkomitmen memastikan setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan sehat. Mudik sehat adalah kunci Lebaran yang nyaman dan penuh kebahagiaan,” kata Rosidi, Kamis (19/3/2026).

Posko kesehatan disiagakan di berbagai titik strategis, seperti Bandara Juanda, Bandara Dhoho, serta Pelabuhan Tanjung Perak, Gresik, Tuban, dan Kalianget. Di lokasi tersebut, pemudik bisa mendapatkan layanan konsultasi, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga edukasi terkait penyakit menular.

Selain itu, pengawasan kesehatan juga diperketat melalui penggunaan thermal scanner, observasi langsung oleh petugas, serta pemantauan deklarasi kesehatan pelaku perjalanan, khususnya yang datang dari luar negeri.

“Deteksi dini menjadi kunci. Kami menerapkan sistem surveilans berbasis risiko dan siap melakukan rujukan cepat jika ditemukan kasus suspek,” tambah Rosidi.

Baca juga: Nyepi, PCNU Surabaya Imbau Masjid Tak Gunakan Speaker Luar

Menurut Rosidi, pihaknya juga mengantisipasi peningkatan kasus penyakit yang kerap muncul saat mudik, seperti ISPA, diare, hipertensi, serta gangguan kesehatan akibat kelelahan. 

Berdasarkan data posko, kasus yang paling banyak ditangani saat ini adalah hipertensi dan infeksi saluran pernapasan. Di sisi lain, kewaspadaan terhadap penyakit impor tetap ditingkatkan, termasuk COVID-19, Mpox, demam kuning, meningitis, dan legionellosis.

Masyarakat pun diimbau untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum mudik, membawa obat pribadi, menjaga pola makan, serta memanfaatkan layanan kesehatan gratis di posko yang tersedia. Rosidi juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan, bukan hanya saat tiba di tujuan.

Baca juga: Pelindo Regional 3 Siagakan 21 Terminal Penumpang Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

“Jangan hanya fokus sampai tujuan. Pastikan kondisi tubuh tetap terjaga selama perjalanan agar bisa merayakan Lebaran dengan optimal bersama keluarga,” pungkas Rosidi, jika BBKK Surabaya terus berkoordinasi dengan operator transportasi dan pemerintah daerah dalam menyosialisasikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. 

Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, sehat, dan nyaman. (KF)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru