BEM FH UNTAG Surabaya Gelar Mimbar Bebas “Demokrasi 4.0”

potretkota.com
Mimbar Bebas BEM FH UNTAG Surabaya.

Potretkota.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya menggelar kegiatan mimbar bebas di Plaza Proklamasi UNTAG Surabaya dengan mengusung tema “Demokrasi 4.0”.

Kegiatan tersebut menjadi ruang ekspresi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan terkait dinamika demokrasi di era digital, khususnya mengenai kebebasan berpendapat di media sosial dan ruang publik.

Baca juga: Mahasiswa Pasuruan Raya Desak Penegakan HAM dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis

Ketua panitia Mimbar Bebas, Dion Marcellino dalam orasinya menyoroti tantangan yang dihadapi generasi Z dalam ekosistem digital saat ini. Ia menyebut bahwa perkembangan teknologi dan media sosial dapat memunculkan fenomena “pembungkaman aspirasi”, di mana perbedaan pendapat di ruang digital kerap berujung pada pelaporan atau pembatasan ekspresi.

“Gen Z yang hidup dan tumbuh di era digital ini dihadapkan pada tantangan pembungkaman aspirasi. Sedikit berbeda pendapat bisa langsung dilaporkan, dan hal ini berpotensi menghambat hak bersuara masyarakat,” jelas Dion dalam orasinya, Kamis (16/4/2026).

Baca juga: Apotek Pendidikan di Surabaya Ubah Paradigma Layanan Kefarmasian

Dion juga menyinggung pentingnya keberanian dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan publik serta menjaga ruang demokrasi tetap terbuka di era industri 4.0.

“Sebagai generasi digital, jempol kita mewakili suara dan kedaulatan kita. Algoritma media sosial membaca perilaku kita, sehingga penting untuk menjaga iklim demokrasi di era digital ini,” tambahnya.

Baca juga: Uang Aries Agung Peawai Kadindik Jatim Rp20.050.000 Dikembalikan

Setelah kegiatan, Dion menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPC GMNI Surabaya serta mantan Ketua BEM yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran berbagai elemen organisasi mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkuat diskusi dan pertukaran gagasan di lingkungan kampus.

Kegiatan mimbar bebas ini menjadi salah satu bentuk ekspresi akademik mahasiswa dalam merespons isu demokrasi dan kebebasan berpendapat di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. (Hyu)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru