Petani Keluhkan Harga Gula Dipasar

potretkota.com
Ahmad Nawardi saat melakukan penanaman bibit Jambu bersama warga Desa Ngampel, Gresik, Selasa (4/12/2018).

Potretkota.com - Para petani mengelukan harga produksinya yang murah di pasaran. Hal itu disampaikan oleh Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur, H. Ahmad Nawardi saat melakukan penanaman bibit Jambu bersama warga desa Ngampel, Balungpanggang, Gresik.

Menurut Ahmad Nawardi, ada beberapa yang menjadi sambatan para petani. Di antaranya, terkait dengan harga gula yang terlalu murah. Sehingga hal itu, membuat para petani harus membiarkan hasil produksinya di gudang, dan menunpuk di Pabrik.

Baca juga: Sisa Kas Cuma Rp75 Juta, Perumda Panglungan Nekat Pinjam Dagulir Bank UMKM Jatim Rp1,5 Miliar

Karena itu, Pria yang juga anggota DPD RI tersebut dalam mendengar keluhan para petani berharap pada Pemerintahan mengupayakan bagaimana agar ada perimbangan antara biaya produksi dengan harga jual produk petani di pasar.

Baca juga: Kapolres Pimpin Doa Aksi Unjuk Rasa Petani Desa Sumberanyar

"Mereka mengadu, bahwa selama ini kesulitannya (para petani) tidak mampu menghadapi para tengkulak. Karen itu, mereka berharap pada pemerintah agar hasil pertanian mereka difasilitasi," kata Nawardi di Balungpanggang, Gresik, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Utang Rp1,5 Miliar Untuk Tanam Porang, Cuma Panen Rp90 Jutaan

Ketua HKTI Jatim tersebut juga menyampaikan pada para petani agar mampu meningkatkan lagi hasil tanamnya. Selain harus bisa menyesuaikan dengan peluang pasar, menurutnya pola tanam juga harus diperhatikan. "Apa yang banyak dibutuhkan pasar, misalnya jamur, kalau banyak diminati, itu yang harus diperhatikan," ungkap Senator asal Sampang, Madura itu. (Qin)

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru