Potretkota.com - Kelompok yang mengatasnamakan Barisan Kyai dan Santri Nahdliyyin (BKSN) deklarasi mendukung Pasangan Calon (Paslon) No Urut 02, Prabowo-Sandi. Mereka mendukung karena beberapa alasan, salah satunya agar keduanya dapat menjaga kerukunan umat beragama.
Ketua Umum BKSN H Solachul Aam Wahib Wahab mengaku, sejumlah kiai dan habib yang turut berkontribusi berdirinya Rumah Keumatan Prabowo-Sandi berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan beberapa kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Baca juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai
“BKSN adalah wadah bagi nahdliyin atau warga nahdlatul ulama kultural yang mendukung pasangan Prabowo-Sandi,” kata pria yang akrab disapa Gus Aam, Jumat (25/1/2019).
Baca juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri
Cucu KH Wahab Hasbullah, yang merupakan salah satu inisiator berdirinya Nahdlatul Ulama, yang kini menjadi organisasi massa Islam terbesar di Indonesia itu, berharap dengan keberadaan Rumah Keumatan Prabowo-Sandi bisa semakin memperluas wadah bagi para pendukung dan relawan lainnya. Gus Aam menjanjikan pasangan Prabowo-Sandi meraup 60 persen suara dari masyarakat Jawa Timur.
Baca juga: Partai Demokrat Jatim Nilai Rasiyo Turut Selamatkan RS Pura Raharja
“Karena Jawa Timur ini kan menjadi barometer dalam Pemilihan Umum Presiden. Maka kekurangan suara Prabowo-Sandi nanti diharapkan dapat tertutup dengan perolehan suara dari masyarakat Jawa Timur," ucap putra Muhammad Wahib Wahab, Menteri Agama Republik Indonesia era Presiden Soekarno ini. (Hyu)
Editor : Redaksi