Presiden Jokowi Tinjau Pelabuhan Tenau Kupang

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo mengunjungi Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (21/8/201). Kunjungan tersebut didampingi oleh Staf Khusus Presiden Gories Mere, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur NTT Victor Laiskodat, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, serta Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo, Direktur Utama PT Pelindo III Doso Agung, dan Direktur Teknik PT Pelindo III Joko Noerhudha.

Dalam kunjungannya, Presiden meninjau langsung pemuatan 470 hewan ternak sapi menggunakan gangways atau fasilitas jembatan hewan dari dermaga ke Kapal Motor Camara Nusantara 3. Sehingga di Pelabuhan Tenau Kupang hewan tidak dimuat ke kapal dengan diikat dan diangkat lehernya, yang membahayakan keselamatan dan kualitas hewan.

Baca Juga: Tawuran Antar Nelayan di Pasuruan Beberapa Perahu Dibakar Massa 

Presiden merasa bersyukur karena akhirnya dapat melihat langsung pemuatan sapi dari para peternak lokal di NTT, untuk dikirim ke berbagai daerah seperti Pulau Jawa dan Kalimantan dari Pelabuhan Tenau Kupang.

“Dari 6 trayek kapal ternak yang berjalan, 5 di antaranya itu berasal dari NTT. Tiap tahun bisa kirim ke Jawa, terutama ke Jakarta dan sekitarnya, kurang lebih dapat kirim 70 ribu sapi sesuai kuota dari Gubernur. Hal ini bagus,” kata Jokowi sapaan akrab Joko Widodo.

Baca Juga: Pelindo Pastikan Operasional Jamrud Selatan Kembali Normal

Presiden bersama rombongan juga memantau proses bongkar muat peti kemas di Kapal Marina Star 1 dengan menggunakan container crane bertenaga listrik. Kapal dengan rute pelayaran Surabaya - Kupang, pergi pulang, tersebut membongkar muat sekitar 1.000 TEUs peti kemas di dermaga.

“Dari (arus bongkar muat) saat ini yang sekitar 110.000 TEUs per tahun, padahal kapasitas mampu menampung hingga 240.000 TEUs per tahun. Artinya masih ada kelonggaran (sisa kapasitas) yang cukup. Ke depan kalau nanti bisa dikembangkan, mungkin untuk (jadi pelabuhan) hub di sebelah timur, setelah kajiannya selesai,” tambah Presiden.

Baca Juga: Pekerja Bongkar Muat Tenggelam di Pelabuhan Tanjung Perak

Sementara, Doso Agung mengungkapkan, PT Pelindo III sebagai BUMN operator Pelabuhan Tenau Kupang telah menempatkan 2 unit container crane (derek peti kemas) bertenaga listrik dan 4 unit RTG (rubber tyred gantry atau derek peti kemas untuk lapangan penumpukan). “Pelindo III memilih untuk berinvestasi menempatkan fasilitas peralatan bongkar muat yang memadai agar tingkat produktivitas pelabuhan dapat berjalan baik. Sehingga Pelabuhan Tenau Kupang yang berada di lokasi strategis dapat mendukung Program Tol Laut untuk menjadi pelabuhan hub untuk rute kapal pengumpang ke pulau-pulau lain di Provinsi NTT,” ungkapnya. (Hyu)

Berita Terbaru