Potretkota.com - Sejumlah sopir angkot resah dengan adanya rencana Dinas Perhubungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, yang akan membuat sarana transportasi sungai dengan memanfaatkan perahu. Wacana tersebut berdalih, transportasi sungai dapat memecah kemacetan.
Para sopir angkot dari terminal Jembatan Merah Surabaya misalnya, para sopir angkot sudah mengeluhkan turunnya pendapatan hingga 80 persen, karena dampak transportasi berbasis online.
Baca Juga: Polisi Pasang Alarm Motor Gratis untuk Cegah Curanmor di Surabaya
“Jelas khawatir jika benar-benar direalisasikan. Bakal berdampak pada kepunahan moda transportasi angkot, ataupun moda konvensional lainnya,” kata Sumri
Sopir angutan lain berharap kepada Pemkot Surabaya, agar memikirkan nasib mereka dan moda transportasi konvensional lainnya. “Karena selama ini, para sopir angkot tidak punya pekerjaan lain. Selama ini kami menggantungkan hidup dengan mengandalkan para pengguna jasa transportasi angkot,” tambah Fahri.
Baca Juga: Hakim PN Surabaya Keluhkan Pendemo Bawa Sound Besar

Sementara, saat ini Pemkot Surabaya melalui Dinas Pariwisata sudah punya wisata sungai yang berlokasi dikawasan Jalan Ketabang Kali Surabaya. Biasanya, lokasi ini ramai dikunjungi warga saat liburan dan akhir pekan..
Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Diperketat, Utamakan Layanan Kesehatan
Selain itu, dengan sedikit mengeluarkan uang, wisatawan bisa bisa memilih perahu yang telah disediakan oleh pengelola. Mulai dengan bentuk naga, hingga bentuk seperti kapal boat. Rute berlayar perahu wisata ini, dimulai dari taman prestasi yang berada di tengah kota dan keliling hingga taman ekspresi. (Jar)
Editor : Redaksi