Oknum Disnaker Berdalih Khilaf Cumbu Istri Orang

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga berbuat mesum atau selingkuh dengan istri orang bernisial EJ. Perbuatan tersebut telah dilakukan selama setahun. Waktu ketahuan berbuat, keduanya mengaku khilaf.

Diketahui seorang pegawai ASN tersebut bernama Bambang Pur aktif bertugas di bagian Korwil Pengawas Disnaker Profinsi Jawa Timur yang berkantor di Balai Latihan Kerja (BLK) terletak di Desa Kebunwaris, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Selebgram sebagai Orang Ketiga di Balik Perceraian Yunus Mahatma

"Awal kenal, EJ minta tolong kepada saya ke dokter untuk mengantar anaknya yang sedang sakit. Karena kasian, akhirnya saya tolong. ER juga minta tolong kepada saya untuk mencarikan pekerjaan, itupun juga saya tolong untuk mendapatkan pekerjaan itu. Lambat laun, saya terus komunikasi denganya, akhirnya kejadian gitu. Terus terang atas kejadian ini saya khilaf. Sebab saya orangnya gak iso'an dan kasian sama orang," dalinya.

Baca Juga: Hakim Tipikor Putus Terdakwa Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Kediri Selama 7 Tahun Penjara

Hal senada pun disampaikan EJ. "Waktu itu memang saya sering minta tolong padanya. Lama kelamaan dekat denganya dan ia sangat perhatian. Terus terang, saya baru sadar setelah ketahuan suamiku dan memarahiku. Mengenai hubunganku dengan Bambang seperti di guna-guna dan seperti kena tipu muslihat. Saya hubungan dengan Bambang sudah setahun," akunya.

Karena itu, EJ kemudian mendaftarkan cerai suaminya (ND) asal Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, ke Pengadilan Agama Bangil. "Dalam keadaan sayang dan merasa tidak sadar, pada akhirnya saya ngurus surat cerai suamiku," tambahnya.

Baca Juga: Kejari Tanjung Perak Eksekusi Terpidana KDRT Rio Pangestu

Sementara, ND melalui pengacarnya Aris Jayadi tida terima dengan perselingkuhan yang baru diketahui Desember 2019. Dengan bukti foto mesra dan chating pribadi whatsapp, ia berencana melaporkan kasus ini ke polisi. "Kami berencana melaporkan kejadian ini ke instansi terkait dan mengadukan ASN ke Polres Pasuruan. Untuk surat aduan sudah saya buatkan tinggal dilayangkan," singkatnya. (Mat)

Berita Terbaru