Potretkota.com - Karena baru-baru ini Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin tidak terlihat saat acara disalah satu hotel kawasan Surabaya, dikabarkan Pasangan Calon (Paslon) Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno, terpapar Covid-19.
Kabar tak sedap santer terdengar dibeberapa kalangan elit politik yang hadir saat acara silaturahmi antar partai pengusung MA sebutan akrab Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno. Hal tersebut diperkuat saat Potretkota.com berusaha mencari kebenarannya. Baik Mujiaman Sukirno dan Ketua Tim Miratul Mukminin biasa disapa Gus Amik saat dikonfirmasi memilih tak berkomentar.
Baca Juga: Demi Kebaikan Warga, Praktisi Hukum Usulkan Rahmat Muhajirin dan Bupati Sidoarjo Berdamai
Sementara, Sekretaris Gerindra Kota Surabaya, AH Thony membantah MA terpapar Covid-19. Ia mengaku tidak tau kapan Paslon MA-Mujiaman daftar ke KPU. "Soal covid...Insyaallah tidak.....(MA) tidak muncul karena lebih memberi kesempatan kepada pak Mujiaman," dalihnya, Jumat (4/9/2020) juga mengaku, jadwal dan sebagainya diserahkan kepada ketua Tim.
Sedangkan, Vinsensius Awey anggota Partai Nasdem salah satu pengusung MA-Mujiaman mengatakan, rencana datang ke KPU tanggal 6 September 2020. "Rencana hari minggu," katanya singkat.
Baca Juga: Rahmat Muhajirin Suami Mimik Idayana Laporkan Bupati Sidoarjo Subandi ke Bareskrim Polri
BERITA TERKAIT: Eri-Armuji ke KPU, dimana Machfud Arifin?
Seperti diketahui, Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Armuji resmi daftar ke KPU Surabaya, Jumat (4/9/2020) siang.
Baca Juga: Partai Demokrat Jatim Nilai Rasiyo Turut Selamatkan RS Pura Raharja
Keduanya calon yang mendaftar diusung oleh PDI Perjuangan dengan diantar petinggi PDI Perjuangan Tri Rismaharini, Wisnu Sakti Buana dan Adi Sutarwijono.
Eri dan Armuji, mendaftar lengkap dengan syarat administrasinya. Termasuk menyerahkan hasil swab Covid-19. Bukti hasil negatif swab tersebut, sesuai dengan peraturan KPU No 10 tahun 2020 tentang tahapan Pemilu di saat Pandemi. Dalam masa pendemi ini seluruh tahapan Pilkada mewajibkan pelaksanaan protokol kesehatan. (Tio)
Editor : Redaksi