Proyek Miliaran SPAM Offtake Rembang Asal-asalan

avatar potretkota.com

Potretkota.com - Gabungan lembaga yang terbentuk Forum Monitoring Kebijakan Publik (Formobb) segera melaporkan proyek galian pipa SPAM Offtake ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Propinsi Jawa Timur. Proyek yang terindikasi bermasalah itu dikerjakan di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Proyek nilai puluhan miliar tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai spek, semisal dari hasil pantauan yang ada, kedalaman galian pipa SPAM ternilai kurang dalam. Kemudian teknik pemasangan pipa yang seharusnya diberi bantalan pasir ternyata ditiadakan. Adapun progres pekerjaan proyek tersebut terindikasi mengalami keterlambatan.

Baca Juga: Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya Ingat Terima Uang dari PT Arisco Cipta Graha Sarana Rp100 Juta

Selain itu, proyek SPAM Offtake tersebut banyak meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Sebab selaku kontraktor dan pengawas tidak memperdulikan bekas galian tumpukan material yang ditaruh dipinggir jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Dari pelanggaran itulah, gabungan lembaga yang terdiri dari LSM Pusaka, LSM Pasdewa dan LSM SR akan melayangkan surat ke Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) dan ditembuskan ke intansi terkait. Karena proyek tersebut dinilai ada indikasi merugikan uang negara. Berharap BPK segera mengaudit proyek tersebut.

Baca Juga: Gara-gara Saksi Calvary Abadi, Syamsul Hariadi DSDABM Pemkot Surabaya Dipanggil Hakim Lagi

Perwakilan aliansi Formobb, Sugito menyampaikan pekerjaan instalasi sambungan rumah sejumlah kurang lebih 1000 unit, ini masih jauh dari volume didalam kontrak yang berjumlah 2.800 unit. Dari info yang didapatkan Sugito, untuk kekurangan ini masih dalam proses by name by address.

"Seharusnya ketika ada pekerjaan sudah masuk tender dan sambungan rumah sudah teridentifikasi. Apalagi target penyelesaian pekerjaan tidak terkejar, ini kami tuding progres pekerjaan masih jauh dari 100%. Sedangkan massa tenggang waktu penyelesaian pekerjaan dikontrak adalah akhir Desember 2020. Tentunya tinggal menghitung hari. Perlu diketahui, dari data yang kami dapat, proyek tersebut dikerjakan oleh PT. Duta Komunikasi dengan anggaran sebesar Rp 13.944.957.600 miliar," terang Sugito.

Baca Juga: Direktur Utama PT Calvary Abadi Hanny Avianto Akan Laporkan Terdakwa Ganjar Pemkot Surabaya

Sementara, Kepala bidang (Kabid) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kabupaten Pasuruan, Ichwan Adi, ketika dihubungi berkali-kali oleh Potretkota.com melalui telepon selulernya tidak diangkat. Bahkan pria yang akrab disapa Nanang saat dihubungi dengan kondisi HP nya Aktif tiba-tiba dimatikan. Seperti halnya Kepala Dinasnya, Hari Aprilianto tidak dapat dihubungi.

Untuk diketahui, pekerjaan Pengembangan jaringan perpipaan SPAM Offtake Rembang Kabupaten Pasuruan diikut 110 peserta lelang dengan nilai HPS Rp 18.368.718.608. Dari sekian banyak peserta, proyek tender 10038380 dimenangkan oleh PT. Duta komunikasi, yang beralamat di Perum Multi Graha Blok O No 7, Kendari, Sulawesi Tenggara, dengan nilai negosiasi Rp 13.944.957.633,20. (Mat)

Berita Terbaru