Potretkota.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Kabupaten Pasuruan siap mengganti dokumen penting yang hilang korban bencana banjir. Dokumen penting itu diantaranya Kartu Keluarga (KK) dan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Beberapa dokumen itu diganti secara gratis tanpa dipungut biaya.
Kepala Dispendukcapil, Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko menjelaskan pasca terjadinya bencana banjir yang terjadi di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, banyak korban yang melapor kehilangan dokumen KK dan KTP. Hampir semua dokumen hilang, seperti KK dan KTP. Ada skitar 35 KK dan KTP yang hilang. Lalu ada lagi tambahan satu RT kehilangan dokumen dan itu masi direkap oleh pemerintahan Desa Kepulungan.
Baca Juga: Tanpa Koordinasi dan Kompensasi, Tiang Wifi di Pasuruan Tetap Berdiri
Mendengar adanya laporan itu, pihaknya turun lokasi dan mengganti dokumen penting itu sampai langsung jadi dicetak. Tentunya bagi korban banjir yang kehilangan dokumen seperti KK dan KTP, di prioritaskan.
Baca Juga: Ishaq Jayabrata dan Ary Sylviati RS Pura Raharja Menolak Dikonfirmasi Dugaan Pemalsuan Akta Otentik
"Untuk prosedurnya bagi yang kehilangan KK maupun KTP kalau ada data INK nya, maka langsung kami proses. Tetapi, bagi masyarakat yang tidak memiliki salinan atau fotokopian KTP, cukup dicek menggunakan sidik jari. Begitu data keluar, langsung jadi dicetak. Perlu diketahui, kemarin kami ke balai Desa Kepulungan membawa peralatan percetakan. Disana warga korban banjir tidak sampai menunggu lama atau antri, karena KTP dan KK ditangani langsung jadi. Mudah-mudahan ini bisa membantu korban banjir kemarin," jelas Yudha, Rabu (10/2/2021).
Baca Juga: Warga Laporkan Penyidik Reskrim Polres Sumenep ke Polda Jatim
Sementara, Kades Kepulungan, Didik Hartono menyampaikan terima kasih pada Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan dan Dinas terkait cepat tanggap membantu korban bencana banjir. "Terkait dokumen KK dan KTP yang ada di satu RT 5 pemukiman Genukwatu, Desa Kepulungan sudah selesai semua. Jadi soal dokumen sudah tidak ada kendala. Ini dikarenakan responsifnya Dinas terkait," pungkasnya. (Mat)
Editor : Redaksi